Siswa SMPN 3 Gumelar Ngaji Bareng Fiqih dan Keutamaan Puasa

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas  – Suasana SMPN 3 Gumelar tampak berbeda dari biasanya. Ratusan siswa tampak antusias mengikuti kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) yang menghadirkan narasumber spesial dari KUA Gumelar, Warto Amirudin. Selasa (10/03).

Dalam balutan suasana yang religius namun penuh keakraban, Warto Amirudin membedah tuntas materi bertajuk "Fiqih Ramadhan & Fadhilah Shiyam Ramadhan". Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para generasi muda agar tidak hanya sekadar ikut-ikutan berpuasa, tetapi benar-benar memahami syariat dan esensi di baliknya.

Dalam paparannya, Warto Amirudin menekankan bahwa puasa adalah ibadah yang memerlukan ilmu. Ia menjelaskan detail mengenai rukun, syarat sah, hingga hal-hal mikro yang sering menjadi pertanyaan remaja saat ini terkait pembatal puasa.

"Puasa itu bukan cuma pindah jam makan. Kalau kita tahu fiqihnya, ibadah jadi tenang. Kalau kita tahu fadhilahnya (keutamaannya), ibadah jadi senang," ujar Warto di hadapan para siswa.

Poin Menarik dalam Penyuluhan:

  1. Fiqih Praktis: Kupas tuntas hal-hal yang membatalkan puasa dan mana yang hanya makruh, disesuaikan dengan keseharian siswa sekolah.
  2. Fadhilah Shiyam: Memotivasi siswa dengan menjelaskan bahwa Ramadan adalah momentum "upgrade" diri, di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya secara luar biasa.
  3. Dialog Interaktif: Sesi tanya jawab yang seru, mulai dari hukum memakai parfum berlebih saat puasa hingga tips tetap bugar saat belajar di kelas meski sedang berpuasa.

Penyuluhan ini diharapkan mampu mencetak siswa SMPN 3 Gumelar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual. Dengan memahami Fadhilah Shiyam, diharapkan para siswa menjalankan ibadah dengan penuh sukacita dan kesadaran tinggi, bukan karena keterpaksaan.

Kegiatan ini membuktikan sinergi yang apik antara instansi keagamaan (KUA) dan institusi pendidikan di wilayah Gumelar dalam membina karakter remaja di bulan suci.