Sowan Silaturahmi ke Ketua MWC NU Wangon: Bentuk Adab dan Mohon Pangestu
Oleh HUMAS
Wangon — Langkah pertama yang dilakukan oleh seorang yang baru mengemban amanah di suatu wilayah adalah memperkenalkan diri dan memohon doa restu kepada para sesepuh dan tokoh agama setempat. Itulah yang tercermin dari sikap Muhammad Zainur Rakhman, Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Wangon yang baru, yang melakukan kunjungan silaturahmi atau *sowan* kepada sejumlah tokoh agama di wilayah Kecamatan Wangon. Jumat (12/06)
Salah satu kunjungan yang paling utama adalah sowan kepada Suwardi, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Wangon, yang bertempat tinggal di Ciarus, Desa Randegan, Kecamatan Wangon. Kunjungan ini bukan sekadar formalitas perkenalan, melainkan merupakan perwujudan adab seorang yang datang baru kepada para tokoh yang telah lebih dulu mengabdi dan membersamai umat di wilayah tersebut.
Muhammad Zainur Rakhman menyampaikan bahwa sowan kepada para tokoh agama adalah hal yang tidak bisa diabaikan, terlebih kepada sosok seperti H. Suwardi yang telah lama dikenal sebagai penggerak dan pengayom umat di Kecamatan Wangon. "Sowan kepada beliau adalah bentuk adab dan penghormatan. Kami mohon pangestu dan doa restu agar amanah yang diemban dapat dijalankan dengan baik, memberi manfaat bagi umat dan masyarakat," tuturnya dengan penuh kerendahan hati.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi ajang saling mengenal sekaligus bertukar pandangan tentang kondisi keagamaan dan dinamika masyarakat di Kecamatan Wangon. H. Suwardi pun menyambut kedatangan penyuluh agama baru tersebut dengan tangan terbuka, memberikan wejangan dan harapan agar kehadiran Muhammad Zainur Rakhman dapat membawa angin segar bagi penguatan kehidupan keagamaan di wilayah Wangon.
Tradisi sowan kepada para sesepuh dan tokoh agama seperti ini merupakan cerminan nilai luhur yang mengakar kuat dalam budaya masyarakat Jawa dan tradisi Islam Nusantara, bahwa sebelum melangkah lebih jauh, seorang harus terlebih dahulu membungkuk dengan hormat kepada mereka yang telah membuka jalan. Semoga silaturahmi yang terjalin menjadi pondasi kokoh bagi sinergi yang produktif antara penyuluh agama dan segenap tokoh umat di Kecamatan Wangon.
