Sungai Kehidupan Pasangan Lanjut Usia dari Banteran Mantapkan Rumah Tangga Melalui Bimwin KUA Sumbang
Sumbang - Usia bukanlah penghalang untuk merajut cinta dan membangun kehidupan rumah tangga. Semangat tersebut tergambar dalam kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi pasangan calon pengantin lanjut usia asal Desa Banteran yang berlangsung di Balai Nikah Kantor Urusan Agama (KUA) Sumbang. Melalui tema "Sungai Kehidupan”, pasangan tersebut diajak memahami bahwa perjalanan rumah tangga ibarat aliran sungai yang memiliki beragam arus, tikungan, dan rintangan, tetapi senantiasa menuju satu muara, yakni kebahagiaan dan keberkahan bersama. Kamis (05/11)
Kegiatan bimbingan disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Sumbang, Nadzifatul Choirun Nisa. Dalam penyampaiannya, ia mengajak pasangan calon pengantin untuk menjadikan pernikahan sebagai perjalanan ibadah yang membutuhkan kesabaran, saling pengertian, keterbukaan, serta komitmen dalam menjaga keharmonisan. Ibarat sungai kehidupan, setiap pasangan akan menghadapi dinamika dan tantangan yang berbeda. Oleh karena itu, komunikasi yang baik, sikap saling menghargai, dan kemampuan menerima kelebihan maupun kekurangan pasangan menjadi bekal penting dalam mengarungi bahtera rumah tangga.
Melalui Bimwin ini, KUA Sumbang menegaskan bahwa cinta dan kesiapan membangun keluarga tidak dibatasi oleh angka usia. Justru, pengalaman hidup yang telah dilalui dapat menjadi bekal berharga untuk membangun hubungan yang lebih matang, bijaksana, dan penuh ketulusan. Harapannya, pasangan dari Desa Banteran tersebut mampu menjadikan rumah tangga sebagai tempat bernaung, berbagi kasih sayang, serta saling menguatkan dalam suka maupun duka. Sebab, sejatinya tujuan perjalanan bukan sekadar sampai di pelaminan, melainkan menemukan muara kebahagiaan dalam keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
