HUT RI #81

Tanamkan Akhlak Mulia, Penyuluh Wangon Bekali Siswa SMK Maarif Pentingnya Taat kepada Orang Tua dan Guru

KUA Wangon
KUA Wangon
05 Nov 2026
25x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 06-11-2026 17:24
SHARE

 

Wangon – Penyuluh Agama Islam KUA Wangon terus berupaya menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada generasi muda melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di lingkungan pendidikan. Kali ini, kegiatan pembinaan dilaksanakan di SMK Ma’arif Wangon dengan memberikan bekal pemahaman kepada para siswa tentang pentingnya menghormati dan menaati kedua orang tua serta guru sebagai bagian dari pengamalan ajaran Islam. Kamis (05/11)

Dalam penyampaian materi, Penyuluh Agama Islam mengajak para siswa untuk memahami bahwa berbakti kepada kedua orang tua merupakan kewajiban seorang anak. Begitu pula menghormati dan menaati guru yang telah memberikan ilmu serta membimbing dalam proses pendidikan. Sikap santun, berbicara dengan baik, mendengarkan nasihat, dan tidak membantah merupakan cerminan akhlak terpuji yang harus dibiasakan sejak dini.

Qudrat, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, menjelaskan bahwa ketaatan kepada orang tua dan guru memiliki hubungan erat dengan ketaatan kepada Allah SWT. Menurutnya, seorang siswa tidak cukup hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga harus dibekali akhlak yang baik sebagai landasan dalam menjalani kehidupan. “Ketika seorang anak menghormati orang tua dan memuliakan gurunya, sesungguhnya ia sedang belajar menjalankan nilai-nilai ketaatan kepada Allah SWT. Ilmu akan lebih bermanfaat apabila disertai adab dan akhlak yang mulia,” ungkap Qudrat.

Para siswa SMK Ma’arif Wangon menyambut baik materi yang disampaikan. Salah seorang siswa mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan motivasi untuk lebih menghargai jasa orang tua dan guru. Ia menyadari bahwa keberhasilan dalam belajar tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga kedisiplinan, kesopanan, serta kesungguhan dalam menerima nasihat dan bimbingan.

Melalui kegiatan ini, KUA Wangon berharap para siswa SMK Ma’arif Wangon mampu menerapkan nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Penyuluhan keagamaan tersebut menjadi bagian dari komitmen Penyuluh Agama Islam dalam membangun generasi muda yang berilmu, berkarakter, beradab, serta senantiasa menjadikan ajaran agama sebagai pedoman kehidupan.(Srf)