Syahdunya Khatmil Quran di Tempat Istimewa: Kuatkan Hati dalam Lantunan Ayat Suci
Oleh HUMAS
Banyumas - Dalam suasana yang berbeda dan penuh kekhusyukan, keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas kembali melaksanakan kegiatan khatmil Qur’an. Bertempat di lokasi yang istimewa di kediaman bapak Kepala Madrasah di Kali Putih, Purwojati dan memberikan nuansa ketenangan tersendiri, kegiatan ini menjadi momen spiritual yang begitu mendalam, menghadirkan kedamaian serta kedekatan hati dengan Al-Qur’an. Sabtui (28/03)
Kegiatan diawali dengan muraja’ah (mengulang hafalan) yang meliputi Juz 30, dilanjutkan dengan pembacaan Ayat Kursi, serta surat Al-Baqarah bagian awal dan akhir. Lantunan ayat-ayat suci tersebut menggema dengan penuh penghayatan, menciptakan suasana yang syahdu dan menenangkan. Setiap bacaan seolah menjadi pengingat akan keagungan firman Allah SWT sekaligus memperkuat semangat untuk terus mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Memasuki inti kegiatan, khatmil Qur’an dilaksanakan dengan tertib dan penuh kekhidmatan. Seluruh peserta mengikuti rangkaian demi rangkaian dengan penuh kesungguhan, menjadikan setiap ayat yang dibaca bukan sekadar lantunan, tetapi juga doa dan harapan yang dipanjatkan bersama. Kebersamaan dalam membaca Al-Qur’an ini menghadirkan ikatan spiritual yang kuat di antara seluruh peserta.
Suasana tempat yang istimewa turut memberikan warna tersendiri dalam kegiatan ini. Nuansa yang tenang, jauh dari hiruk pikuk, semakin mendukung kekhusyukan para peserta dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an. Hal ini menjadikan kegiatan khatmil Qur’an tidak hanya sebagai rutinitas, tetapi juga sebagai pengalaman batin yang menyentuh dan berkesan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan dengan penuh harap, memohon keberkahan, kemudahan, serta istiqamah dalam mencintai Al-Qur’an. Doa yang terlantun menjadi penutup yang sempurna, mengikat seluruh rangkaian kegiatan dalam suasana haru dan penuh makna.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat untuk terus dekat dengan Al-Qur’an semakin tumbuh dan mengakar dalam diri setiap peserta. Khatmil Qur’an bukan hanya menjadi simbol penyelesaian bacaan, tetapi juga awal dari perjalanan untuk terus menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap langkah kehidupan. (HumasMTsN3).
