Tangis Haru Warnai Kedatangan Jamaah Haji Di GOR Satria

Oleh HUMAS
SHARE

PURWOKERTO - Tangis bahagia mewarnai kepulangan jemaah haji dari Kabupaten Banyumas yang tergabung dalam kloter 17,18,19,dan 20 . Jumat (28/6)

Setelah menempuh perjalanan panjang sekitar enam jam dari Solo dengan menggunakan bus, jemaah haji dari Banyumas akhirnya tiba di GOR Satria Purwokerto.

Kloter 17 tiba di GOR Satria Kamis  27 Juni sekitar pukul 16.30 sore, disusul kloter 18 tiba Jumat 28 Juni  pukul 04.15 , kloter 19 pukul 06.00 dan kloter 20 pukul 13.00

Kedatangan rombongan jamaah haji disambut haru pihak keluarga penjemput yang sudah menunggu beberapa saat di GOR Satria. Tangisan harupun pecah disela-sela penjemputan jamah haji.

Perasaan haru dan bahagia diungkapkan Sugiarti, salah satu jemaah haji kloter 20 dari Kecamatan Wangon. Wanita yang sudah berusia lanjut ini mengaku senang dan terharu lantaran bisa melaksanakan ibadah haji dengan lancar.

''Alhamdulillah ibadah hajinya berjalan dengan lancar. Semua tahapan ibadah haji bisa saya lalui dengan baik,'' kata dia sambil menangis bahagia.

Dia yang berangkat haji sendirian ini mengakui cuaca di tanah suci sangat panas. Namun hal itu tidak sampai mengganggu jalannya ibadah di tanah suci.

''Cuaca di sana memang panas banget, tapi saya bisa melaksanakan ibadah haji dengan lancar,'' tambahnya.

Sementara secara keseluruhan jemaah haji dari Kabupaten Banyumas telah kembali ke kampung halaman.

Jemaah haji Banyumas terbagi ke dalam empat kloter, yakni kloter 17, 18, 19 dan kloter 20. Sebagian besar, kepulangan jemaah haji maju lebih awal dari perkiraan yang dijadwalkan.

Mewakili Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Plt Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyumas, Naufal Iskandar mengatakan, jumlah jemaah haji dari Banyumas pada saat kepulangan sebanyak 1.158 orang atau berkurang empat orang dari jumlah keberangkatan sebanyak 1.162 orang.

Berkurangnya jemaah haji ini lantaran ada satu orang jemaah yang meninggal dunia dan tiga orang jemaah masih mendapatkan perawatan di rumah sakit di Arab Saudi, sehingga terpaksa ditinggal atau pulangnya belakangan.

Adapun ketiga jemaah haji yang ditinggal di Arab Saudi tersebut, rinciannya dua orang berasal dari kloter 18 dan satu orang dari kloter 19.

Mereka antara lain Hadi Salikin (79) dari Kloter 18. Informasi terakhir yang bersangkutan dirujuk dari KKHI Makkah ke RS King Abdul Aziz, kemudian dirujuk lagi ke RS King Abdulloh.

Kemudian Sail Harjono (80) Kloter 18. Saat ini yang bersangkutan masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Al Noor. Berikutnya Warsem Warsini (73) yang dirawat di Rumah Sakit Al Noor.

“ Banyak hal yang tidak terduga terjadi di Tanah suci dan ini menjadi bukti kebesaran Allah kepada umatnya yang mendekatkan diri dan terus memanggil namaNya. Ini jadi pengalaman yang tidak akan kami lupakan sepanjang masa, semoga suatu saat kami bisa kembali lagi ke Tanah Suci. Terimakasih kasih kami ucapakan kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama yang telah memfasilitasi semua jamaah, baik sebelum berangkat, di Tanah Suci dan kepulangannya. semua pelayanan dan kebutuhan jamaah haji di Tanah Suci juga dipenuhi. ” Jelas Martono, Jamaah haji asal Sumampir Purwokerto Utara yang tergabung dalam kloter 18.(yud)