Teladani Sang Uswah Hasanah, KUA Kalibagor Gelar Rutinan Ngaji Kitab Duror Al-Bahiyah
Oleh KUA kalibagor
Kalibagor - Keluarga besar KUA Kalibagor kembali melaksanakan kegiatan rutin ngaji kitab Duror Al-Bahiyah sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman keislaman dan memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan KUA Kalibagor tersebut dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kalibagor, Slamet Kadjari, bersama Penyuluh Agama Islam, Muhammad Mufid Adiansyah, serta diikuti oleh seluruh pegawai dan penyuluh agama dengan penuh antusias. Kamis (24/06)
Kegiatan diawali dengan pembacaan basmalah dan doa bersama, memohon keberkahan serta kemudahan dalam menuntut ilmu. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa ketika para peserta mulai menyimak kajian kitab Duror Al-Bahiyah, sebuah kitab yang memuat pelajaran penting tentang sejarah, akhlak, dan keteladanan Nabi Muhammad SAW yang sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan tersebut, materi yang dibahas berfokus pada sosok agung Nabi Muhammad SAW sebagai teladan terbaik bagi umat manusia. Dalam penyampaiannya, Slamet Kadjari mengajak seluruh peserta untuk senantiasa menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW tidak hanya melalui lisan, tetapi juga melalui pengamalan ajaran dan akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari. Beliau menjelaskan bahwa keberhasilan dakwah Rasulullah SAW tidak terlepas dari sifat-sifat mulia yang beliau miliki, seperti siddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan kebenaran), dan fathanah (cerdas).
Lebih lanjut, Muhammad Mufid Adiansyah menjelaskan berbagai kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW yang sarat dengan nilai-nilai moral dan spiritual. Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang penuh kasih sayang, rendah hati, pemaaf, serta selalu mengedepankan kelembutan dalam berdakwah. Bahkan kepada orang-orang yang memusuhi beliau, Rasulullah tetap menunjukkan sikap santun dan penuh kesabaran. Nilai-nilai inilah yang perlu terus ditanamkan dan diamalkan oleh setiap muslim, khususnya bagi aparatur Kementerian Agama yang memiliki tugas melayani masyarakat.
Dalam kajian tersebut juga disampaikan bahwa mempelajari sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW bukan sekadar mengenang perjalanan hidup beliau, melainkan sebagai sarana untuk mengambil pelajaran dan inspirasi dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Rasulullah SAW telah memberikan contoh bagaimana membangun keluarga yang harmonis, memimpin masyarakat dengan adil, menjaga persatuan, serta menghadapi berbagai ujian dengan penuh kesabaran dan tawakal kepada Allah SWT.
Para peserta mengikuti kajian dengan penuh perhatian dan sesekali berdiskusi mengenai penerapan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam tugas pelayanan di KUA maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW semakin tumbuh dan menjadi landasan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan umat.
Kegiatan rutin ngaji kitab Duror Al-Bahiyah ini merupakan salah satu bentuk komitmen KUA Kalibagor dalam membangun budaya belajar dan meningkatkan kualitas spiritual pegawai. Selain menambah ilmu pengetahuan agama, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di antara seluruh pegawai dan penyuluh agama.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, KUA Kalibagor berharap nilai-nilai luhur yang diajarkan Rasulullah SAW dapat terus hidup dan menjadi inspirasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sebab, semakin mengenal Rasulullah SAW, semakin tumbuh kecintaan kepada beliau, dan semakin kuat pula motivasi untuk meneladani akhlaknya dalam setiap langkah kehidupan. Semoga kegiatan rutin ini senantiasa membawa keberkahan, menambah ilmu yang bermanfaat, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan seluruh peserta kepada Allah SWT.
