Tingkatkan Kapasitas Dakwah Modern, Penyuluh KUA Ikuti PJJ Online Literasi Digital
Oleh HUMAS
Banyumas – Dalam upaya menghadapi tantangan dakwah di era transisi teknologi, Penyuluh Agama Islam KUA Banyumas Diah Nurjanah, aktif mengikuti Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) Literasi Digital Hari Senin-Jum'at (23-27 Februari 2026) yang diselenggarakan secara daring melalui platform resmi PJJ Balai Diklat Keagamaan Semarang, Kementerian Agama. Rabu (25/02)
Kegiatan ini menjadi langkah strategis bagi para penyuluh untuk memperdalam strategi literasi digital, mengingat peran mereka sebagai garda terdepan dalam membimbing masyarakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Salah satu fokus utama pelatihan ini adalah membekali penyuluh dengan kemampuan adaptasi terhadap media baru, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) secara bijak untuk konten dakwah yang positif dan inovatif.
Kegiatan ini diikuti juga oleh penyuluh dari kabupaten lain yaitu Cilacap, wonosobo, banjarnegara, tegal, semarang, magelang, dll. Selain itu, penguatan kompetensi digital ini juga selaras dengan transformasi KUA menjadi pusat layanan keagamaan yang modern dan inklusif,
Melalui PJJ ini, para penyuluh diharapkan dapat:
Menjadi agen perubahan yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan agama di dunia digital.
Membantu masyarakat terhindar dari dampak negatif teknologi seperti hoaks dan radikalisme.
"Literasi digital bagi penyuluh bukan sekadar wacana, tetapi realita yang harus direspons secara progresif agar dakwah tetap relevan dan menyejukkan bagi masyarakat luas," ungkap diah salah satu peserta pelatihan. (Diah)
