Tingkatkan Kemampuan Literasi Al-Quran, Penyuluh KUA Gelar Bimluh BTA di MI Miftahul Huda

Oleh KUA SUMPIUH
SHARE

Banyumas – Dalam upaya memperkuat pondasi keagamaan dan kualitas baca tulis Al-Qur’an sejak dini, Penyuluh Agama Islam KUA Sumpiuh, Laeli Najihah, melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) Baca Tulis Al-Qur’an (BTA). Kegiatan ini menyasar santri Majelis Taklim (MT) anak-anak Miftahul Huda yang duduk di kelas 4 MI Miftahul Huda, bertempat di Masjid Al Huda. Selasa (7/4).

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi murojaah secara kolektif. Seluruh santri bersama-sama melantunkan hafalan surat-surat pendek, mulai dari Surat An-Nas hingga Surat Ad-Duha. Agenda murojaah ini bertujuan untuk menjaga kelancaran hafalan sekaligus melatih kepercayaan diri anak-anak dalam melafalkan ayat-ayat suci.

Setelah sesi murojaah usai, kegiatan dilanjutkan dengan metode sorogan. Dalam tahapan ini, setiap santri mendapatkan bimbingan individual yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan masing-masing, baik yang masih berada di level Iqro’ maupun yang sudah memasuki tingkatan Al-Qur’an.

"Metode sorogan memungkinkan kita untuk memantau detail bacaan santri secara privat. Di sela-sela bacaan, kami menyisipkan pemahaman kaidah tajwid agar santri tidak sekadar membaca lancar, tetapi juga benar secara hukum bacaan," ujar Laeli Najihah di sela-sela kegiatan.

Tak hanya fokus pada lisan, kegiatan ini juga mengintegrasikan aspek penulisan. Para santri diwajibkan untuk menuliskan kembali ayat atau materi yang telah mereka baca. Hal ini diterapkan sebagai langkah sinkronisasi antara pendengaran, pengucapan, dan keterampilan motorik dalam menulis huruf hijaiyah, sehingga pemahaman santri terhadap materi yang dipelajari menjadi lebih komprehensif.

Melalui bimbingan rutin ini, diharapkan santri MI Miftahul Huda tidak hanya mampu membaca Al-Qur'an dengan tartil, tetapi juga memiliki kebiasaan menulis dan menjaga hafalan sebagai bekal spiritual di masa depan.