Tingkatkan Kualitas Spiritual, Penyuluh KUA Tambak Lukman Hakim Mengisi Pengajian Kitab Nasoihul Ibad di Studio KUA
Oleh KUA Tambak
TAMBAK – KUA Tambak terus mengoptimalkan peran media digital sebagai sarana dakwah dan edukasi keagamaan bagi masyarakat. Penyuluh Agama Islam KUA Tambak, Lukman Hakim, menggelar kegiatan pengajian rutin bertempat di Studio KUA Tambak. Rabu (29/07)
Dalam sesi kajian kali ini, Lukman Hakim mengupas tuntas kitab klasik Nasoihul Ibad karya Syekh Nawawi Banten, secara khusus membedah bab Khauf (rasa takut kepada Allah SWT).
Melalui penyampaian yang menyejukkan, Lukman menjelaskan pentingnya menanamkan rasa khauf dalam diri seorang muslim. Menurutnya, rasa takut akan keagungan Allah dan balasan di akhirat merupakan benteng utama yang dapat menjaga seseorang dari perbuatan maksiat serta mendorong untuk terus memperbaiki kualitas ibadah.
"Rasa khauf atau takut kepada Allah bukan berarti menjauh dari-Nya, melainkan justru membuat kita semakin mendekat dan berlindung kepada-Nya. Ketika hati seseorang memiliki sifat khauf, ia akan lebih berhati-hati dalam bersikap, menjaga lisannya, dan senantiasa berikhtiar menjaga kemurnian niat dalam beribadah," papar Lukman Hakim di Studio KUA Tambak.
Poin Utama Kajian Bab Khauf:
-
Menjaga Diri dari Maksiat: Sifat khauf menjadi penyeimbang dalam kehidupan agar tidak terbuai oleh kenikmatan duniawi yang melalaikan.
-
Mendorong Kebajikan: Memotivasi umat untuk memperbanyak amal saleh dan bertobat secara bersungguh-sungguh (taubatan nasuha).
-
Keseimbangan Jiwa: Menyeimbangkan antara rasa takut (khauf) dan rasa harap (raja') akan rahmat serta ampunan Allah SWT.
Pemanfaatan Studio KUA Tambak sebagai ruang kajian ini diharapkan dapat memperluas jangkauan dakwah Islam yang sejuk, moderat, dan edukatif, serta menjadi wadah pembinaan mental spiritual yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
