Tumbuhkan Optimisme Pasien melalui Bimbingan Rohani

Oleh KUA JATILAWANG
SHARE

Banyumas – Dalam upaya memberikan dukungan spiritual kepada pasien, Penyuluh Agama Islam dari KUA Jatilawang melaksanakan kegiatan bimbingan rohani bagi pasien rawat inap dan penunggu pasien di Puskesmas Jatilawang. Selasa (23/06/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan optimisme, kesabaran, dan ketenangan hati bagi pasien yang sedang menjalani perawatan, sekaligus memberikan penguatan mental dan spiritual kepada keluarga yang mendampingi. Dalam kesempatan tersebut, penyuluh agama menyampaikan nasihat keagamaan tentang pentingnya berikhtiar, bersabar, dan bertawakal kepada Allah SWT dalam menghadapi ujian berupa sakit.

Selain memberikan motivasi dan siraman rohani, penyuluh juga mengajak pasien dan keluarga untuk senantiasa memperbanyak doa, zikir, serta menjaga ibadah sesuai dengan kemampuan masing-masing. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak mewarnai kegiatan tersebut, sehingga pasien dan keluarga merasa lebih tenang dan termotivasi dalam menjalani proses pengobatan.

Penyuluh Agama KUA Jatilawang menyampaikan bahwa sakit merupakan bagian dari ujian kehidupan yang mengandung hikmah dan dapat menjadi sarana peningkatan keimanan serta penggugur dosa. Oleh karena itu, pasien diharapkan tetap memiliki semangat untuk sembuh dan tidak berputus asa dari rahmat Allah SWT.

Melalui kegiatan bimbingan rohani ini, diharapkan pasien rawat inap dan keluarga yang mendampingi memperoleh kekuatan batin, ketenangan jiwa, serta optimisme dalam menjalani proses penyembuhan. Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara KUA Jatilawang dan Puskesmas Jatilawang dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental dan spiritual masyarakat.

"Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku." (QS. Asy-Syu'ara: 80).

Dengan adanya bimbingan rohani secara berkala, diharapkan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat semakin komprehensif, sehingga pasien dapat menjalani masa perawatan dengan penuh harapan, kesabaran, dan keyakinan kepada Allah SWT.  (KgHann)