Upaya Meningkatkan Keimanan dan Penanaman Nilai-nilai Pancasila melalui P5RA
Oleh MTSN 1 Banyumas
Purwokerto - Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu untuk mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar.
Dalam implementasinya, Kemendikbudristek telah menetapkan 7 tema umum untuk setiap jenjang pendidikan yaitu
Gaya Hidup Berkelanjutan, Kearifan Lokal, Bhineka Tunggal Ika, Bangunlah Jiwa dan Raga, Suara Demokrasi, Rekayasa dan Teknologi, Kewirausahaan.
Sedangankan RA adalah Projek Pelajar Rohmatan Lil Al-Amin yang bertujuan agar peserta didik mampu mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam yang rahmatan Lil alamin, membawa kemaslahatan untuk seluruh alam semesta dengan mengedepankan nilai-nilai toleransi dalam beribadah.
MTs Negeri 1 Banyumas melaksanakan P5RA dengan menggunakan sistem Blok, yaitu dilaksanakan secara terfokus pada akhir pembelajaran tengah semester dan akhir semester. Pelaksanaan P5RA tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 26 September sampai dengan 3 Oktober 2024.
Mami Suparmi selaku Waka Kurikulum berharap kegiatan P5RA bisa berjalan dengan lancar dan mengena kepada seluruh peserta didik, "Kami mohon kerjasama seluruh Bapak/Ibu agar pelaksanaan P5RA bisa berjalan dengan lancar sehingga bisa mengena kepada para peserta didik agar mereka bisa memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari serta mampu mengamalkan ajaran agama Islam yang rahmatan Lil alamin," ungkapnya.
Adapun projek yang dihasilkan siswa selama kegiatan P5 meliputi projek pembuatan nasi kuning, minuman jahe susu, jahe serai, poster, dan juga praktek pengalaman berdemokrasi dengan mengadakan pemilu yang digelar di kelas untuk memilih ketua kelas dan pengurusnya pada program P5.
Sedangkan pelaksanan RA berupa pembiasaan pelaksanaan ibadah yang dilaksanakan sejak mulai berangkat sekolah berupa pembiasaan sholat duha, dzikir dan doa serta Asmaul Husna. Dilanjutkan pada waktu Dzuhur berupa pembiasaan sholat sunah rawatib, sholat jamaah Dzuhur dilanjutkan dzikir dan doa bersama serta tausiyah seputar praktek ibadah dan penanaman akhlakul karimah pada peserta didik.
Seluruh peserta didik merasakan senang dengan adanya kegiatan P5RA, "Kami merasa senang dengan kegiatan P5RA karena kami bisa bekerja sama membuat produk yang sangat bermanfaat dan juga bisa melaksanakan ibadah dengan teratur dan tertib," ungkap salah satu peserta didik. (Ari/trm).
