Warga Binaan Lapas Narkotika Purwokerto Temukan Ketenangan Lewat Al-Quran

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Barat, Iswanto, melaksanakan kegiatan pengajaran mengaji Al-Qur'an bagi Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II B Purwokerto, bersama segenap Tim Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Banyumas. Rabu (25/02/26).

Kegiatan ini merupakan pemenuhan hak warga binaan untuk mendapatkan pendidikan dan pengajaran agama. Dimana secara spesifik, kegiatan ini bertujuan untuk peningkatkan Literasi Al-Qur'an, memastikan Napi mampu membaca Al-Qur'an, dengan baik, fasih dan lancar. Disamping itu juga menanamkan nilai-nilai moral dan etika Islam sebagai bekal setelah bebas, serta mewujudkan Lapas yang Religius.

Para warga binaan merasakan manfaat yang signifikan, terutama dalam aspek ketenangan batin. Salah satu Napi mengungkapkan, "Mengaji di sini membuat hati lebih tenang. Dulu hidup tidak terarah, sekarang ada pegangan."

Pembelajaran Al-Qur'an diharapkan menjadi fondasi kuat bagi para Napi untuk melakukan introspeksi diri, menjauhi perbuatan melanggar hukum, dan mendapatkan modal sosial serta spiritual yang penting saat kembali ke masyarakat untuk proses reintegrasi. Tim penyuluh agama Islam Kemenag Banyumas berperan sentral, tidak hanya mengajarkan tata cara membaca Al-Qur'an (tajwid), tetapi juga menumbuhkan pemahaman mendalam tentang ajaran Islam. 

"Kami hadir sebagai mitra pembinaan di Lapas. Harapannya, ilmu yang didapat di sini bukan hanya sekedar bacaan, tapi benar-benar meresap menjadi pedoman hidup, sehingga mereka kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bermanfaat," ujar salah satu Penyuluh Agama Islam Kemenag Banyumas.

Kegiatan berjalan dengan tertib, lancar dan dilanjutkan dengan pesan taushiyah singkat tentang Puasa serta do'a Khotmil Qur'an. (is)