Warga Binaan Rutan Banyumas Rutin Mengaji Sorogan Bersama Penyuluh
Oleh HUMAS
Banyumas – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas terus memperkuat program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu kegiatan unggulan yang rutin dilaksanakan adalah ngaji sorogan Al-Qur'an dan Iqro yang berlangsung di Masjid Nurul Dzolam kompleks Rutan setempat. Kamis (05/03)
Kegiatan yang bertujuan untuk memberantas buta aksara Al-Qur'an ini dilaksanakan dengan metode sorogan, di mana setiap warga binaan berhadapan langsung dengan pengajar untuk menyetorkan bacaannya. Metode ini dinilai sangat efektif karena memungkinkan pengajar memberikan koreksi tajwid dan makhorijul huruf secara personal sesuai tingkat kemampuan masing-masing WBP, mulai dari tingkat Iqro hingga Al-Qur'an.
Dalam pelaksanaannya, Rutan Banyumas bersinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Banyumas melalui kolaborasi para Penyuluh Agama Islam dari Kecamatan Banyumas dan Kecamatan Somagede. Kehadiran para penyuluh ini merupakan bagian dari bimbingan penyuluhan (bimluh) keagamaan yang terjadwal untuk meningkatkan iman dan takwa warga binaan selama menjalani masa pidana.
"Kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam memberikan hak pembinaan kerohanian bagi warga binaan. Kami berharap melalui ngaji sorogan ini, mereka tidak hanya lancar membaca Al-Qur'an, tetapi juga memiliki bekal spiritual yang kuat saat kembali ke masyarakat nanti," ujar salah satu staf pembina kepribadian Rutan Banyumas.
Program ini menjadi bagian integral dari agenda harian yang diikuti dengan antusias oleh para warga binaan, sekaligus menjadi sarana refleksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
( Ratmo )
