Wujud Moderasi Beragama, Penyuluh KUA Hadiri Dharma Santi di Pura Pedaleman Giri Kendeng

Oleh KUA Rawalo
SHARE

Banyumas - Wujud nyata moderasi beragama ditunjukkan oleh Penyuluh Agama KUA Rawalo sebanyak 5 orang yaitu Masruin, Nasihudin, Sairan Abdul Majid, Ika Ariyanti dan Yayah Riayatun Ni'mah atas izin Kepala KUA Rawalo, dengan menghadiri kegiatan Halal Bihalal dan Dharma Santi yang digelar di Pura Pedaleman Giri Kendeng, Kecamatan Somagede. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi antarumat beragama sekaligus memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat. Kamis (09/04)

Halal Bihalal merupakan bagian dari rangkaian perayaan Idul Fitri 1447 H sementara Dharma Santi yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan lintas iman. Kehadiran Penyuluh KUA Rawalo menjadi simbol komitmen dalam membangun harmoni sosial dan menjaga kerukunan antarumat beragama di wilayah Banyumas.

Dalam kesempatan tersebut, dihadiri Ketua PD IPARI Banyumas, Lubab Habiburokhman dan beliau menyampaikan pentingnya menjaga sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta mengedepankan dialog yang konstruktif. Nilai-nilai moderasi beragama, menurutnya, harus terus ditanamkan sebagai fondasi dalam kehidupan bermasyarakat yang damai dan sejahtera.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat memperkuat persaudaraan lintas agama. Moderasi beragama bukan hanya konsep, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata, salah satunya dengan saling menghadiri dan mendukung kegiatan keagamaan,” ujar Lubab.

Suasana penuh keakraban dan kebersamaan tampak mewarnai jalannya acara. Para peserta saling bertegur sapa dan berbagi kebahagiaan dalam semangat persaudaraan. Hal ini menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk hidup rukun dan berdampingan secara harmonis.

Dengan kehadiran Penyuluh KUA Rawalo dalam kegiatan Dharma Santi ini, diharapkan semakin memperkokoh semangat toleransi serta menjadi contoh positif bagi masyarakat dalam menjaga kerukunan dan persatuan bangsa.