Zakat Menjadi Sayap Harapan, Mustahik Bangkit Menjemput Asa

Oleh KUA JATILAWANG
SHARE

Banyumas - Semangat pemberdayaan ekonomi umat terasa hangat dalam kegiatan Sosialisasi ZIS, Pembekalan, dan Pendistribusian Modal Usaha Mustahik Produktif Tahap II Tahun 2025 yang digelar di Hotel Aston Purwokerto. Acara ini dihadiri penyuluh agama Islam dari tiga daerah, yakni Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap, serta dihadiri 175 mustahik produktif dari wilayah tersebut, Baznas Kabupaten ketiga wilayah tersebut dan perwakilan dari Kankemenag Kabupaten Banyumas. Senin (02/03)

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Banyumas Hj. Dwi Asih Lintarti yang menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, dan pendamping lapangan dalam menguatkan ekonomi masyarakat kecil. Program ini bertujuan membekali penerima manfaat dengan pemahaman pengelolaan dana zakat sekaligus memberikan modal usaha agar mereka mampu mandiri secara ekonomi.

Sambutan utama disampaikan oleh KH. Ahmad Daroji, Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, yang menekankan nilai spiritual dana zakat. Ia menyampaikan, “Dana zakat adalah berkah dan suci, hendaknya benar-benar digunakan untuk pengembangan usaha. Semoga para mustahik suatu saat bisa menjadi muzaki.”

Acara berlangsung dengan rangkaian materi sosialisasi, pembekalan usaha, hingga penyerahan bantuan modal. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi. Salah satu penyuluh agama yang turut mendampingi mustahik binaan majelis taklim adalah Dedy Purwanto Adisaputra dari KUA Jatilawang.(dy)