Hadirkan Ketenangan, Penyuluh Laksanakan Bimbingan Rohani di Puskesmas
Oleh KUA Lumbir
Banyumas – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Lumbir kembali menunjukkan peran aktifnya dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Para penyuluh yang terdiri dari Setiono, Komari, Umi, dan Azizah melaksanakan kegiatan bimbingan rohani kepada para pasien rawat inap di Puskesmas Lumbir. Rabu (8/3)
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual bagi masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi ujian berupa sakit. Dalam suasana penuh kehangatan dan kepedulian, para penyuluh menyapa pasien satu per satu, memberikan motivasi, serta mengajak mereka untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT di tengah kondisi yang sedang dihadapi.
Dengan pendekatan yang humanis dan penuh empati, para penyuluh tidak hanya menyampaikan tausiyah singkat, tetapi juga memberikan dorongan semangat agar para pasien tetap sabar, ikhlas, dan optimis dalam menjalani proses penyembuhan. Mereka juga mengingatkan bahwa sakit merupakan salah satu bentuk ujian sekaligus penggugur dosa, sehingga perlu disikapi dengan kesabaran dan keimanan yang kuat.
Selain kepada pasien, bimbingan rohani juga diberikan kepada keluarga pasien yang setia mendampingi. Para penyuluh memberikan penguatan agar keluarga tetap tabah, tidak mudah putus asa, serta terus memberikan dukungan moral kepada anggota keluarganya yang sedang dirawat. Kehadiran keluarga yang penuh perhatian diyakini dapat menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan pasien.
Suasana haru dan penuh kekeluargaan terasa selama kegiatan berlangsung. Banyak pasien dan keluarga yang mengaku sangat terbantu secara batin dengan adanya kunjungan tersebut. Mereka merasa lebih tenang, lebih kuat, dan memiliki harapan baru setelah mendapatkan doa serta motivasi dari para penyuluh agama.
“Alhamdulillah, kami merasa sangat senang dan terharu dengan kehadiran bapak dan ibu penyuluh. Doa dan motivasi yang diberikan membuat kami lebih semangat dan tidak merasa sendiri dalam menghadapi ujian ini,” ungkap salah satu keluarga pasien.
Dalam kegiatan tersebut, para penyuluh juga memimpin doa bersama, memohon kesembuhan bagi para pasien serta kekuatan bagi keluarga yang mendampingi. Doa-doa yang dipanjatkan menjadi momen spiritual yang menyentuh hati, menciptakan suasana khusyuk di tengah ruang perawatan.
Kegiatan bimbingan rohani ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk pelayanan nyata KUA kepada masyarakat. Tidak hanya terbatas pada urusan administrasi keagamaan, tetapi juga hadir secara langsung dalam memberikan pembinaan spiritual di berbagai lapisan kehidupan, termasuk di fasilitas kesehatan.
Melalui kegiatan ini, KUA Lumbir menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan manfaat, serta menjadi sumber penguatan iman dan ketenangan jiwa, terutama bagi mereka yang sedang membutuhkan dukungan di masa-masa sulit.
