Ikhtiar Wujudkan Keluarga Sakinah, KUA Gumelar Bekali Catin Lewat Bimwin Intensif
Oleh HUMAS
Gumelar – Kantor Urusan Agama (KUA) Gumelar menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) bagi sejumlah pasangan calon pengantin (catin) sewilayah Kecamatan Gumelar. Agenda yang berlangsung di aula KUA Gumelar ini dipimpin langsung oleh fasilitator sekaligus Penyuluh Agama Islam fungsional, Kambali. Kamis (02/07)
Kegiatan Binwin ini diselenggarakan sebagai langkah preventif dan edukatif kementerian dalam membekali para calon pengantin dengan pemahaman yang komprehensif. Melalui program ini, pasangan muda diharapkan memiliki kesiapan matang mengenai hak dan kewajiban suami-istri, manajemen konflik rumah tangga, kesehatan reproduksi, hingga pemahaman hukum perkawinan sesuai regulasi yang berlaku di Indonesia.
Dalam sesi bimbingan yang berlangsung dinamis tersebut, Kambali membedah empat poin utama yang menjadi pondasi kokoh dalam mengarungi bahtera rumah tangga:
-
Pondasi Keluarga yang Kuat: Menanamkan niat suci bahwa pernikahan adalah ibadah terpanjang, yang menuntut komitmen bersama untuk saling menjaga kehormatan dan menutupi kekurangan pasangan.
-
Komunikasi Efektif: Menekankan pentingnya keterbukaan, menurunkan ego, serta mengedepankan musyawarah dalam mencari solusi atas setiap permasalahan sehari-hari.
-
Pengelolaan Ekonomi Keluarga: Memberikan edukasi terkait manajemen keuangan rumah tangga yang sehat, jujur, dan transparan guna mewujudkan ketahanan ekonomi keluarga.
-
Pemahaman Regulasi Pasca-Nikah: Menjelaskan alur administrasi kependudukan yang harus diurus setelah menikah serta hak-hak hukum suami-istri dalam bingkai undang-undang perkawinan.
Di sela-sela materi, Kambali, mengingatkan para peserta bahwa sebuah pernikahan memiliki dampak sosial yang besar. Kematangan pasangan di dalam rumah tangga akan linier dengan kualitas masyarakat di sekitarnya. "Pernikahan bukan sekadar penyatuan dua insan, melainkan langkah awal dalam membentuk unit terkecil masyarakat yang kuat dan berkualitas. Melalui bimbingan ini, kami ingin memastikan para calon pengantin di Gumelar benar-benar siap secara mental, emosional, dan spiritual," tegas Kambali.
Suasana bimbingan berjalan sangat interaktif. KUA Gumelar membuka ruang diskusi dua arah yang luas, memberikan kesempatan bagi para catin untuk berkonsultasi langsung mengenai berbagai tantangan riil serta potensi konflik yang mungkin mereka hadapi dalam kehidupan pasca-pernikahan kelak. Program ini diharapkan dapat menekan angka perselisihan dan perceraian di wilayah Kecamatan Gumelar secara signifikan.
