KUA Kalibagor Selenggarakan Bimbingan Pernikahan Kolektif bagi Calon Pengantin
Kalibagor — Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibagor menyelenggarakan Bimbingan Pernikahan Kolektif bagi calon pengantin, bertempat di Balai Nikah KUA Kalibagor. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya KUA dalam memberikan pembekalan kepada calon pengantin agar memiliki kesiapan yang cukup dalam membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis, penuh tanggung jawab, dan berlandaskan nilai-nilai agama. Kamis (05/11)
Bimbingan pernikahan kali ini menghadirkan penghulu dan Penyuluh Agama Islam KUA Kalibagor sebagai narasumber dengan materi yang saling melengkapi, mulai dari prinsip membangun relasi dalam rumah tangga, keluarga sakinah, dinamika kehidupan keluarga, hingga pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.
Materi pertama disampaikan oleh Penghulu KUA Kalibagor, Catur Aji Satrio, yang mengangkat tema prinsip kesalingan dalam berumah tangga. Dalam materi tersebut ditekankan bahwa kehidupan rumah tangga perlu dibangun atas dasar kerja sama, saling menghargai, saling memahami, dan saling memenuhi hak serta kewajiban antara suami dan istri. Prinsip kesalingan menjadi penting agar pasangan mampu menghadapi berbagai persoalan rumah tangga secara bersama-sama, bukan saling menyalahkan.
Materi kedua disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kalibagor, Riya Purwaningrum, dengan materi tentang keluarga sakinah, dinamika keluarga, dan kebutuhan keluarga. Calon pengantin diberikan pemahaman bahwa kehidupan keluarga akan mengalami berbagai dinamika dan perubahan. Oleh karena itu, diperlukan komunikasi yang baik, kemampuan memahami kebutuhan pasangan, serta kesediaan untuk terus belajar dan beradaptasi dalam menjalani kehidupan rumah tangga.
Selanjutnya, materi ketiga disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam, Amin Supangat, dengan tema generasi berkualitas dan kesehatan reproduksi. Materi ini menekankan pentingnya peran pasangan suami istri dalam mempersiapkan generasi yang sehat, berkualitas, dan memiliki karakter yang baik. Kesehatan reproduksi juga menjadi bagian penting yang perlu dipahami oleh calon pengantin sebagai bekal dalam merencanakan kehidupan keluarga dan masa depan anak-anak.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Penyuluh Agama Islam, Amin Makhasin. Doa menjadi penutup sekaligus harapan agar seluruh calon pengantin yang mengikuti bimbingan diberikan kemudahan dalam mempersiapkan pernikahan dan kelak mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Melalui kegiatan bimbingan pernikahan kolektif ini, KUA Kalibagor terus berkomitmen memberikan pendampingan dan pembekalan kepada calon pengantin. Pernikahan diharapkan tidak hanya dipersiapkan dari sisi administratif, tetapi juga dari aspek pengetahuan, mental, spiritual, kesehatan, serta kemampuan membangun komunikasi dan kerja sama, sehingga pasangan mampu mewujudkan keluarga yang harmonis dan melahirkan generasi yang berkualitas.
