Allah Tidak Pernah Offline, Mengapa Kita Sering Lupa Menghubungi-Nya?
Jatilawang – Di tengah kehidupan yang semakin akrab dengan teknologi dan kesibukan dunia digital, manusia kerap meluangkan waktu untuk terhubung dengan sesama, tetapi justru sering melupakan hubungan dengan Allah SWT. Pesan inilah yang disampaikan Muhammad Taubah, Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang, dalam kegiatan bimbingan penyuluhan agama di Masjid Mujahidin melalui materi bertajuk “Allah Tidak Pernah Offline, Mengapa Kita Sering Lupa Menghubungi-Nya?” Kamis (05/11)
Dalam penyampaiannya, Muhammad Taubah mengajak jamaah menyadari bahwa Allah SWT senantiasa dekat, mendengar setiap doa, mengetahui setiap kegelisahan, dan tidak pernah meninggalkan hamba-Nya. Berbeda dengan jaringan komunikasi manusia yang terkadang terputus, pintu komunikasi dengan Allah selalu terbuka melalui doa, zikir, salat, dan munajat.
Ia juga mengingatkan bahwa kesibukan mengejar urusan dunia sering membuat manusia lebih rajin memeriksa notifikasi telepon daripada memperhatikan panggilan azan. Padahal, hati yang jauh dari Allah akan kehilangan ketenangan, sekalipun kehidupan dipenuhi berbagai kemudahan dan kecanggihan teknologi.
Melalui bimbingan tersebut, jamaah diajak membangun kembali kedekatan spiritual dengan Allah SWT, menjadikan salat sebagai kebutuhan, doa sebagai penguat jiwa, dan zikir sebagai pengingat dalam setiap langkah kehidupan. Sebab, Allah tidak pernah offline; manusialah yang terkadang terlalu sibuk hingga lupa menyambungkan hati kepada-Nya.
