Penyuluh Ikuti Rembug Stunting di Balai Desa Karangtalun Kidul
Oleh KUA purwojati
Banyumas — Upaya membangun kesadaran bersama dalam pencegahan stunting terus dilakukan melalui sinergi berbagai unsur di tingkat desa. Dalam rangka tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Purwojati, Rasim Abdul Aziz, menghadiri kegiatan Rembug Stunting yang dilaksanakan di Balai Desa Karangtalun Kidul. Kamis (27/08)
Rembug stunting menjadi ruang bersama untuk membahas kondisi dan langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam mencegah terjadinya stunting, khususnya pada kelompok ibu hamil, bayi, dan anak. Kegiatan ini diikuti oleh unsur pemerintah desa serta pihak-pihak terkait yang memiliki perhatian terhadap pembangunan kesehatan masyarakat.
Kehadiran penyuluh agama dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemberdayaan masyarakat. Peran penyuluh tidak hanya berkaitan dengan pembinaan keagamaan, tetapi juga dapat turut mendorong kepedulian masyarakat terhadap persoalan sosial yang berdampak pada kualitas generasi mendatang.
Dalam forum tersebut, pentingnya kolaborasi antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah menjadi salah satu perhatian. Keluarga diharapkan memiliki kepedulian terhadap pola asuh, pemenuhan kebutuhan anak, serta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang secara optimal.
Melalui kegiatan Rembug Stunting ini, diharapkan terbangun komitmen dan langkah bersama dalam menekan risiko stunting di tingkat desa. Sinergi lintas sektor diharapkan terus diperkuat sehingga upaya menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, dan memiliki masa depan yang baik dapat diwujudkan secara berkelanjutan
