Penyuluh Teguhkan Pondasi Keluarga Sakinah, Bimbing Calon Pengantin
Oleh KUA pekuncen
Pekuncen— Dalam upaya membentuk keluarga yang kokoh, harmonis, dan penuh keberkahan, Penyuluh Agama Islam KUA Pekuncen, Sudiro, melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan bagi calon pengantin. Kegiatan ini berlangsung di Balai Nikah KUA Pekuncen dengan suasana yang penuh khidmat, diikuti oleh sejumlah pasangan calon pengantin yang akan segera melangsungkan akad nikah. Senin (06/04)
Dalam penyampaiannya, Sudiro menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar penyatuan dua insan, melainkan juga merupakan ikatan suci yang memiliki nilai ibadah dan tanggung jawab besar di hadapan Allah SWT. Oleh karena itu, setiap calon pengantin perlu memiliki bekal ilmu, pemahaman, serta kesiapan mental dan spiritual sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.
“Pernikahan adalah mitsaqan ghalidhan, sebuah perjanjian yang kuat. Maka diperlukan keseriusan, komitmen, dan kesiapan dari kedua belah pihak agar mampu menjalani kehidupan rumah tangga dengan penuh tanggung jawab,” ujar Sudiro dalam arahannya.
Lebih lanjut, Sudiro menjelaskan berbagai aspek penting dalam membangun keluarga sakinah, mulai dari pemahaman hak dan kewajiban suami istri, pentingnya komunikasi yang baik, hingga pengelolaan konflik dalam rumah tangga. Ia juga mengingatkan bahwa setiap pasangan pasti akan menghadapi ujian, namun dengan landasan iman dan akhlak yang baik, setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan bijaksana.
Dalam sesi bimbingan tersebut, peserta juga diberikan pemahaman tentang pentingnya mu’asyarah bil ma’ruf, yakni memperlakukan pasangan dengan baik dan penuh kasih sayang. Selain itu, nilai musyawarah dalam mengambil keputusan keluarga juga ditekankan sebagai kunci dalam menjaga keharmonisan rumah tangga.
Tidak hanya itu, Sudiro juga mengajak para calon pengantin untuk senantiasa menjaga niat dalam pernikahan sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Ia mengingatkan bahwa keluarga yang dibangun atas dasar keimanan dan ketakwaan akan lebih kuat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi terkait berbagai persoalan yang mungkin dihadapi dalam kehidupan rumah tangga. Dengan adanya bimbingan ini, diharapkan para calon pengantin memiliki bekal yang cukup untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Kegiatan Bimbingan Perkawinan ini merupakan bagian dari program KUA Pekuncen dalam memberikan pelayanan dan pembinaan kepada masyarakat, khususnya dalam mempersiapkan generasi keluarga yang berkualitas. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan angka perceraian dapat ditekan serta terwujud keluarga yang harmonis dan sejahtera di tengah masyarakat.
Melalui bimbingan yang diberikan, Sudiro berharap para calon pengantin tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual dalam mengarungi bahtera rumah tangga. “Semoga setiap pasangan mampu menjadi keluarga yang membawa ketenangan, cinta, dan kasih sayang, serta menjadi teladan di lingkungan sekitarnya,” pungkasnya.
