HUT RI #81

Penyuluh Tingkatkan Kerja Sama Orang Tua dan Sekolah

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas – Keberhasilan pendidikan anak tidak hanya bertumpu pada peran guru di sekolah, melainkan juga menuntut keterlibatan aktif dan keselarasan pola asuh dari orang tua di rumah. Guna menjembatani hal tersebut, MI Ma’arif NU 1 Klapagading menggelar parenting edukatif dengan menggandeng Penyuluh Agama Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon sebagai pemateri utama. Kegiatan ini diinisiasi untuk meningkatkan kerja sama yang solid antara pihak madrasah dan wali murid dalam mengawal tumbuh kembang serta pembentukan karakter generasi islami yang tangguh. Kamis (02/07)

Acara yang berlangsung di aula madrasah tersebut dihadiri oleh wali murid dari berbagai jenjang kelas dengan antusiasme yang tinggi. Dalam pemaparannya, Qudrat mengupas tuntas pentingnya sinkronisasi antara nilai-nilai keagamaan dan kedisiplinan yang diajarkan di sekolah dengan pembiasaan sehari-hari di rumah. Melalui komunikasi dua arah yang intensif, orang tua diajak untuk merefleksikan kembali metode pendekatan mereka terhadap anak, terutama dalam menghadapi tantangan moral dan perkembangan teknologi di era modern.

Kolaborasi ini dinilai menjadi langkah strategis bagi MI Ma’arif NU 1 Klapagading dan KUA Wangon untuk menekan angka kenakalan remaja sejak usia dini. Ketika sekolah dan rumah memiliki visi serta bahasa yang sama dalam mendidik, anak tidak akan mengalami dualisme standar perilaku. Pendekatan berbasis kasih sayang, keteladanan (uswatun hasanah), dan batasan yang konsisten menjadi poin-poin krusial yang ditekankan sepanjang sesi bimbingan berlangsung.

Qudrat, selaku Penyuluh Agama KUA Wangon yang bertindak sebagai pemateri, menekankan bahwa fondasi utama dari keberhasilan pendidikan anak adalah hadirnya keharmonisan dan komunikasi yang sehat di dalam keluarga. Menurutnya, sekolah sejatinya adalah mitra yang melanjutkan madrasah pertama anak, yaitu orang tua itu sendiri. "Pendidikan yang hebat bermula dari rumah yang hangat. Melalui kegiatan parenting di MI Ma’arif NU 1 Klapagading ini, kami ingin menyamakan frekuensi antara orang tua dan guru. Madrasah tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya dukungan sistem dari rumah. Jika kerja sama ini terjalin erat, anak-anak kita tidak hanya akan cerdas secara intelektual di kelas, tetapi juga memiliki keluhuran akhlak dan mental yang kuat dalam kehidupan sehari-hari," jelas Qudrat di hadapan para wali murid.

Kegiatan parenting ini diakhiri dengan sesi dialog interaktif, di mana para orang tua diberikan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai dinamika pengasuhan anak yang mereka hadapi di rumah. Dengan suksesnya penyelenggaraan acara ini, KUA Wangon dan MI Ma’arif NU 1 Klapagading berharap komitmen kerja sama ini dapat terus terjaga secara berkelanjutan demi mencetak generasi emas yang berkarakter, berprestasi, dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal serta keagamaan. (aqh)