Silaturahmi dan Pelantikan Pengurus MWCNU Purwokerto Barat Berlangsung Khidmat

Oleh KUA Purwokerto Barat
SHARE

Banyumas – Kegiatan silaturahmi Halal bihalal warga Nahdliyyin sekaligus Pelantikan Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Purwokerto Barat Periode 2026–2031 serta pengurus Ranting NU Kedungwuluh dan Ranting NU Rejasari Periode 2025–2030 berlangsung dengan khidmat di Aula Kelurahan Kedungwuluh, Purwokerto Barat. Minggu (05/04)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rois Syuriah PCNU Kabupaten Banyumas KH. Mughni Labib, Ketua Tanfidziyah PCNU Banyumas KH. Imam Hidayat, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Taofik Hidayat, serta Kepala KUA Purwokerto Barat yang diwakili oleh Khanifudin, CPNS Penyuluh Agama Islam. Turut hadir pula para tokoh masyarakat, para pengurus NU di berbagai tingkatan, serta segenap warga Nahdliyyin Purwokerto Barat.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan, Laporan Ketua Panitia, Ikrar Silaturahmi serta Prosesi Pelantikan Pengurus MWCNU Purwokerto Barat, Pengurus Ranting NU Kedungwuluh dan Ranting NU Rejasari, kemudian sambutan-sambutan dan Mau'idhoh Hasanah. 

Momentum halal bihalal yang dirangkaikan dengan pelantikan tersebut menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan warga Nahdlatul Ulama, sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan khidmah organisasi untuk kemaslahatan umat.

Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah PCNU Banyumas, KH. Imam Hidayat, menyampaikan bahwa kepengurusan yang baru diharapkan mampu membawa energi dan semangat baru dalam mengembangkan berbagai program keagamaan, sosial, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat di lingkungan Nahdliyyin.

Sementara dalam Mau’idhoh Hasanahnya, KH. Sabar Munanto menyampaikan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, serta meneguhkan semangat khidmah dalam berorganisasi di Nahdlatul Ulama. Ia mengingatkan bahwa menjadi pengurus NU bukan sekadar jabatan, melainkan amanah untuk mengabdi kepada umat dan menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.

“Pengurus NU harus menjadi teladan dalam menjaga persaudaraan, memperkuat kebersamaan, serta senantiasa menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat,” tuturnya.

Suasana acara berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan. Dengan dilantiknya kepengurusan baru MWCNU Purwokerto Barat serta pengurus Ranting NU Kedungwuluh dan Rejasari, diharapkan organisasi Nahdlatul Ulama di wilayah Purwokerto Barat semakin kuat, solid, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah serta memperkokoh persatuan umat. (is)