HUT RI #81

Squad Perempuan KUA Ajibarang Rapikan Arsip Gedung Baru

Oleh HUMAS
SHARE

Ajibarang – Proses migrasi operasional Kantor Urusan Agama (KUA) Ajibarang menuju gedung baru memasuki tahap krusial, yakni penataan dan sterilisasi dokumen negara. Di tengah riuhnya pemindahan fasilitas, tampak sejumlah pegawai perempuan KUA Ajibarang bekerja dengan penuh ketelatenan memilah, menelaah, dan mengurutkan ribuan berkas arsip kependudukan. Selasa (07/07).

Aksi bersih-bersih dan penataan data ini dipimpin langsung oleh Ida Hikmawati. Di bawah arahannya, tim srikandi KUA Ajibarang ini meneliti lembar demi lembar dokumen dengan sangat cermat guna memastikan seluruh data warga lengkap, valid, dan tersusun rapi sesuai dengan klasifikasi serta kategorinya masing-masing.

Urusan kearsipan bukanlah perkara mudah. Kegiatan manajemen dokumen pasca-pindahan ini menuntut tingkat ketelitian, kejelian, dan kesabaran yang luar biasa. Salah sedikit dalam pengelompokan, dampaknya bisa fatal pada pencarian data di kemudian hari.

Kehadiran tim pegawai perempuan yang terkenal rapi dan metodis ini terbukti memberikan dampak signifikan. Proses penataan berkas tidak hanya menjadi jauh lebih cepat, tetapi juga menjamin aspek keamanan (security) dokumen-dokumen penting milik warga Ajibarang agar tidak ada satu pun lembaran yang terselip atau hilang selama proses perpindahan gedung. Dengan tata kelola yang baru ini, sistem akses dan pencarian arsip dipastikan bakal menjadi jauh lebih efisien dan modern.

Aktivitas penataan ruang arsip di gedung baru ini merupakan bagian dari cetak biru (blueprint) KUA Ajibarang dalam meningkatkan mutu pelayanan publik. Manajemen KUA ingin memastikan bahwa kepindahan fasilitas fisik juga harus dibarengi dengan peningkatan kenyamanan dan kualitas performa kerja.

Melalui koleksi arsip yang kini tertata rapi, sistematis, dan terintegrasi dengan baik di gedung baru, KUA Ajibarang berkomitmen untuk menyongsong standar pelayanan yang lebih profesional. Ke depan, masyarakat Kecamatan Ajibarang yang datang untuk mengurus permohonan dokumen maupun legalisasi keagamaan dapat menikmati proses pelayanan yang jauh lebih cepat, transparan, serta disajikan dalam atmosfer lingkungan kantor yang lebih humanis dan nyaman.