Akselerasi Kinerja Satker KUA, Kemenag Banyumas Bedah Kebijakan SKP hingga P3K
Oleh HUMAS
Pureokerto – Mengawali pekan pertama di bulan Januari, jajaran pimpinan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas bergerak cepat memperkuat barisan internal melalui diskusi koordinasi yang dikemas dalam tajuk "Ngo Ras Pagi" (Ngobrol Bareng Pas Pagi). Pertemuan ini difokuskan pada penguatan regulasi dan pembaruan kebijakan teknis di satuan kerja (Satker) KUA. Selasa (06/01/26)
Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Ibnu Asaddudin, dengan didampingi oleh Kasubbag TU, para Kepala Seksi (Kasi), Kepala Kemenhaj, serta Analis SDM Aparatur.
Dalam suasana yang interaktif, forum membedah beberapa agenda krusial yang menjadi tantangan utama di awal tahun anggaran 2026. Fokus utama diskusi adalah memastikan seluruh layanan di tingkat KUA berjalan sesuai dengan standar terbaru yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah Pembaruan SKP dan E-Kinerja. Analis SDM Aparatur memberikan paparan mendalam mengenai integrasi Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) terbaru ke dalam sistem E-Kinerja. Langkah ini diambil guna memastikan setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan KUA memiliki target kerja yang lebih transparan, terukur, dan selaras dengan visi misi besar Kementerian Agama.
Selain masalah teknis kinerja, forum juga menyinggung kebijakan strategis terkait Satker KUA, termasuk manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang bertugas di lini terdepan pelayanan masyarakat.
Kepala Kantor Kemenag Banyumas menegaskan bahwa KUA sebagai wajah terdepan kementerian harus mampu berakselerasi dengan perubahan regulasi. Hal ini sejalan dengan semangat Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 yang menekankan pada transformasi digital dan pelayanan yang berdampak.
"Kita ingin memastikan bahwa di awal tahun ini, seluruh jajaran di KUA sudah 'berlari' dengan pemahaman regulasi yang sama. Pembaruan SKP melalui E-Kinerja bukan sekadar urusan administratif, melainkan instrumen untuk meningkatkan kualitas pengabdian kita kepada masyarakat," tegasnya.
Melalui kegiatan "Ngo Ras Pagi" ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih solid antar pimpinan dan pelaksana di lapangan, sehingga target kinerja tahun 2026 dapat tercapai secara maksimal, inovatif, dan akuntabel.
