Bimwin KUA Hadirkan Pembinaan Iman sebagai Pilar Utama Pernikahan
Oleh KUA Rawalo
Rawalo – Dalam upaya membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah, hari ini KUA Rawalo terus mengoptimalkan pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) salah satunya bagi calon pengantin (catin) atas nama Gigih Mugiono dari Desa Bulupayung Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap dan Intan Safitri dari Desa Losari Kecamatan Rawalo. Melalui kegiatan ini, pembinaan iman menjadi fokus utama sebagai fondasi kokoh dalam membangun kehidupan rumah tangga. Rabu (29/04)
Bimwin yang digelar di balai nikah KUA Rawalo tersebut diikuti oleh pasangan calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan tanggal 26 Mei 2026. Caton putra hadir secara virtual dan catin putri hadir langsung yang didampingi oleh ibu kandungnya. Peserta mendapatkan pembekalan materi yang tidak hanya berkaitan dengan administrasi pernikahan, tetapi juga penguatan nilai-nilai keagamaan dan spiritual.
Penyuluh Agama Islam, Masruin atas perintah Kepala KUA Rawalo, Sakdolah, menyampaikan bahwa iman merupakan pilar utama dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Dengan iman yang kuat, pasangan suami istri diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan penuh kesabaran, saling pengertian, serta tetap berpegang pada nilai-nilai agama.
“Melalui Bimwin ini, kami ingin membekali para catin agar tidak hanya siap secara lahir, tetapi juga matang secara batin. Iman yang kuat akan menjadi penuntun dalam membangun keluarga yang harmonis dan langgeng,” ujar Masruin.
Selain itu, dalam kegiatan Bimwin juga disampaikan materi tentang komunikasi dalam keluarga, pengelolaan konflik, serta pentingnya peran suami dan istri dalam rumah tangga. Peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang disampaikan oleh narasumber.
Intan mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Ia merasa mendapatkan wawasan baru yang sangat penting sebagai bekal memasuki kehidupan berumah tangga. Dengan adanya Bimwin yang menitikberatkan pada pembinaan iman ini, KUA Rawalo berharap para calon pengantin dapat membangun rumah tangga yang kuat, harmonis, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
