Akselerasi Sertifikasi Tahfidz, Kemenag Banyumas Uji Ratusan Siswa Lintas Jenjang untuk Cetak Generasi Qurani
Oleh HUMAS
Purwokerto – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas secara resmi menggelar kegiatan Akselerasi Sertifikasi Tahfidz bagi siswa-siswi Madrasah dan Sekolah umum se-Kabupaten Banyumas. Kegiatan yang menjadi magnet bagi para penghafal Al-Qur'an ini berlangsung dengan khidmat di kompleks Kantor Kemenag Banyumas. Selasa (19/05)
Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 370an pendaftar. Untuk menjaga kondusivitas dan akurasi penilaian, panitia membagi pelaksanaan ke dalam 2 sesi (sesi pagi dan siang) serta menyebarnya ke dalam 7 majelis, dengan masing-masing majelis menguji sekitar 40-an peserta. Proses pengujian ini memanfaatkan 4 ruang strategis di lingkungan kantor, yaitu Aula Al Ikhlas, Ruang FKUB, Masjid Al Ikhlas, dan Ruang Pengawas Madrasah.
Dalam laporan panitia penyelenggara yang disampaikan oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penma), M. Wahyu Fauzi Aziz, ditegaskan bahwa akselerasi sertifikasi ini merupakan salah satu program unggulan Gema Tasbih dari Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Banyumas. Program ini dirancang untuk memberikan rekognisi resmi sekaligus nilai tambah bagi masa depan akademik siswa.
Panitia menetapkan standar kriteria yang ketat dan berjenjang untuk berhak memperoleh sertifikat tahfidz, dengan rincian sebagai berikut:
-
Jenjang MI/SD: Minimal hafal 2 Juz
-
Jenjang MTs/SMP: Minimal hafal 3 Juz
-
Jenjang MA/SMA: Minimal hafal 5 Juz
"Kami berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan generasi qurani yang berkarakter di tengah derasnya era globalisasi. Kita ingin mencetak generasi muda yang berkualitas dan menguasai iptek, namun di sisi lain tetap kuat dalam pondasi agama yang dibuktikan secara autentik melalui sertifikat tahfidz ini." ujar Wahyu Fauzi.
Kegiatan akselerasi sertifikasi tahfidz ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin. Dalam sambutannya, Ibnu memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta, guru pembimbing, serta orang tua yang terus konsisten menjaga tradisi menghafal Al-Qur'an di lingkungan keluarga dan lembaga pendidikan.
Kepala Kantor menekankan bahwa sertifikat yang nantinya diperoleh para siswa bukan sekadar selembar kertas penghargaan, melainkan simbol tanggung jawab moral untuk menjaga hafalan dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga berharap program ini terus meluas dan berkesinambungan agar atmosfer cinta Al-Qur'an semakin membumi di seluruh wilayah Kabupaten Banyumas.
Pelaksanaan ujian sertifikasi berjalan dengan lancar dan penuh haru, seiring lantunan ayat-ayat suci yang menggema di setiap sudut ruang pengujian Kantor Kemenag Banyumas.
