Aksi Nyata Penyuluh Tanam Beringin Putih Kokohkan Resapan Air Sendang Wangi Kuning
Banyumas - Sebuah gerakan pelestarian lingkungan beriring semangat spiritual kembali digelar di kawasan Sendang Wangi Kuning, Grumbul Pekodokan, Desa Wlahar, Kecamatan Wangon. Berlokasi di area sumber mata air keramat yang menjadi tumpuan warga sekitar, aksi penanaman pohon beringin putih diselenggarakan untuk mengokohkan daerah resapan air. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian nyata masyarakat bersama para pemangku kepentingan setempat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pegunungan. Jumat (16/10)
Penanaman pohon beringin putih dipilih bukan tanpa alasan. Secara ekologis, perakaran beringin yang kuat dan luas memiliki daya serap serta daya simpan air yang sangat tinggi, sehingga mampu menjaga debit mata air Sendang Wangi Kuning agar tetap stabil sepanjang tahun. Selain fungsi lingkungan, keberadaan beringin putih juga dipandang harmonis dengan kearifan lokal yang mengedepankan penghormatan terhadap alam sebagai ruang hidup bersama.
Suasana kebersamaan begitu terasa saat para peserta bahu-membahu menanam bibit pohon di sekeliling mata air. Joharulloh, Penyuluh Agama Islam dari KUA Wangon, menjadi salah satu pihak yang turut terjun langsung menanam bibit beringin putih tersebut. Ia bersama tokoh masyarakat setempat menancapkan pohon sebagai bentuk dedikasi terhadap pelestarian lingkungan hidup dan pengamalan nilai-nilai keagamaan.
Di sela-sela aksi penanaman, Joharulloh menyampaikan pentingnya mengintegrasikan ajaran agama dengan aksi nyata kepedulian lingkungan. Menurutnya, menjaga sumber daya air merupakan amanah keagamaan yang berdampak langsung pada kesejahteraan umat. "Ibadah tidak hanya terbatas pada ritual shalat atau doa, tetapi juga merawat bumi yang memberi kita kehidupan. Menanam beringin putih di Sendang Wangi Kuning adalah investasi kebaikan untuk memastikan generasi mendatang tidak kesulitan air," tegas Joharulloh.
Aksi lingkungan ini diakhiri dengan ikrar bersama untuk terus menjaga dan memelihara bibit-bibit yang telah ditanam agar tumbuh subur. KUA Wangon bersama tokoh adat dan masyarakat Pekodokan berkomitmen melestarikan kawasan Sendang Wangi Kuning sebagai benteng ekologis dan simbol harmoni antara manusia, alam, dan nilai-nilai keagamaan di wilayah Kecamatan Wangon.
