Aksi Ratu Beriman di Vihara Vimalakirti Purwokerto
Oleh KUA Kedungbanteng
Kedungbanteng- Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia, Slamet Riyadi, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kedungbanteng, melaksanakan kegiatan sosial keagamaan berupa bersih-bersih rumah ibadah yang bertempat di Vihara Vimalakirti, Purwokerto pada Selasa, (23/12)
Kegiatan ini mengusung tema RATU BERIMAN (Rawat Rumah Tuhan, Beribadah Menjadi Nyaman), sebuah gerakan yang menekankan pentingnya kepedulian bersama terhadap kebersihan, kenyamanan, dan kesucian rumah ibadah lintas agama. Program ini sekaligus menjadi simbol penguatan nilai-nilai toleransi, moderasi beragama, dan kerukunan umat beragama yang selama ini menjadi salah satu pilar utama Kementerian Agama.
Dalam pelaksanaannya, Slamet Riyadi bersama pengurus vihara, Penyuluh Agama lintas iman bergotong royong membersihkan area dalam dan luar vihara, mulai dari ruang ibadah utama, halaman, hingga fasilitas penunjang lainnya. Suasana kebersamaan tampak hangat, penuh semangat, dan sarat makna persaudaraan lintas iman.
Slamet Riyadi menjelaskan bahwa kegiatan RATU BERIMAN bukan sekadar agenda seremonial dalam rangka HAB Kementerian Agama, melainkan bentuk nyata pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, rumah ibadah adalah pusat pembinaan spiritual yang harus dijaga bersama agar tetap bersih, nyaman, dan layak digunakan untuk beribadah.
"merawat rumah Tuhan adalah tanggung jawab moral seluruh umat beragama. Melalui kegiatan RATU BERIMAN ini, kami ingin menanamkan pesan bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk saling peduli dan bekerja sama demi kebaikan bersama,” ungkap Slamet Riyadi.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan semangat moderasi beragama, di mana nilai keseimbangan, toleransi, dan kebersamaan diwujudkan dalam aksi konkret yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pengurus Vihara Vimalakirti Purwokerto menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Mereka menilai kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Kedungbanteng dalam kegiatan ini sebagai wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam menjaga keharmonisan dan kerukunan umat beragama. Kegiatan lintas iman seperti ini dinilai mampu memperkuat jalinan silaturahmi serta menumbuhkan rasa saling menghormati di tengah masyarakat yang majemuk.
Momentum Hari Amal Bakti Kementerian Agama melalui kegiatan RATU BERIMAN ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran Kementerian Agama dan masyarakat luas untuk terus menumbuhkan semangat pengabdian, toleransi, serta kepedulian sosial. Dengan menjaga dan merawat rumah ibadah secara bersama-sama, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, damai, dan kondusif bagi kehidupan beragama yang harmonis.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran strategis Penyuluh Agama sebagai agen moderasi beragama dan perekat persatuan bangsa, yang tidak hanya menyampaikan pesan keagamaan melalui lisan, tetapi juga melalui tindakan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.(slem)
