Ayo Siaga Bencana! Siswa MTs Modern Al Azhary Belajar Padamkan Api Bersama Damkar Wangon
Oleh HUMAS
Banyumas — Mengisi waktu usai menyelesaikan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS), murid-murid MTs Modern Al Azhary kembali disuguhkan kegiatan yang seru dan sarat edukasi. Melalui kolaborasi program kerja antara OSIS, Pramuka, dan PMR, madrasah menggelar edukasi serta simulasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran pada pukul 10.00 hingga 11.30 WIB di halaman sekolah. Kamis (01/10)
Kegiatan bertajuk “Ayo Siaga Bencana” ini menghadirkan tiga personel dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Kecamatan Wangon, salah satunya Andri, yang memandu langsung jalannya pembekalan materi dan praktik di lapangan.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi, kemudian dilanjutkan dengan sesi edukasi. Petugas Damkar memperagakan cara memadamkan api secara tradisional menggunakan karung goni basah yang ditutupkan secara tepat pada sumber api, seperti kebocoran tabung gas maupun benda mudah terbakar lainnya.
Tak hanya itu, para siswa juga mendapat demonstrasi langsung mengenai tata cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang benar. Didampingi petugas yang memberikan instruksi melalui mikrofon, beberapa perwakilan siswa—termasuk salah seorang siswi—diberi kesempatan mempraktikkan langsung teknik memegang dan menyemprotkan APAR ke titik api.
Suasana semakin meriah saat memasuki sesi penutup. Petugas Damkar mengajak para murid menjajal praktik menyemprotkan air menggunakan selang pemadam berukuran besar. Momen ini disambut sorak sorai dan antusiasme tinggi dari para siswa yang menikmati kegiatan hingga akhir.
Salah satu siswa MTs Modern Al Azhary, Bunga Asifa, mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan simulasi ini.
“Seru banget kegiatannya, kita jadi tahu bahaya kebakaran dan cara mengatasinya. Petugas dari Damkar Wangon ada tiga orang, salah satunya Pak Andri. Mereka datang ke sini jam 10.00 sampai 11.30 WIB,” ungkap Bunga usai kegiatan.
Secara keseluruhan, simulasi tanggap bencana ini bertujuan untuk membekali seluruh warga sekolah dengan pengetahuan dasar, kewaspadaan, serta keterampilan praktis dalam menghadapi potensi bahaya kebakaran sejak dini.
