Bangun Integritas dan Profesionalisme Penghulu di Era Society 5.0, Penghulu Baru KUA Kedungbanteng Ikuti Pembekalan di Kankemenag Banyumas

Oleh KUA Kedungbanteng
SHARE

Banyumas – Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kesiapan sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Agama, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Penghulu Baru dengan tema “Membangun Integritas, Profesionalisme, dan Kesiapan Diri Mengemban Tugas Kepenghuluan di Era Society 5.0”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas dan diikuti oleh para penghulu baru dari berbagai KUA se-Kabupaten Banyumas. Rabu (24/06)

Dari KUA Kecamatan Kedungbanteng, kegiatan ini diikuti oleh dua penghulu baru bersama Kepala KUA Kecamatan Kedungbanteng, Heru Purwanto. Kehadiran mereka merupakan bentuk komitmen KUA Kedungbanteng dalam mendukung peningkatan kapasitas dan profesionalitas aparatur yang bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang kepenghuluan dan pencatatan nikah.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ibnu Asadudin, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa penghulu memiliki peran strategis sebagai representasi negara dan agama dalam pelayanan pernikahan. Oleh karena itu, setiap penghulu dituntut memiliki integritas yang kuat, menjaga profesionalisme, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi yang semakin pesat.

Menurut beliau, era Society 5.0 menghadirkan berbagai tantangan sekaligus peluang bagi aparatur pemerintah, termasuk penghulu. Penghulu tidak hanya dituntut memahami regulasi dan hukum perkawinan, tetapi juga harus mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara efektif, transparan, dan akuntabel.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Agus Setiawan, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kabupaten Banyumas. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya kesiapan mental, etika profesi, serta kemampuan komunikasi dalam menjalankan tugas kepenghuluan. Penghulu diharapkan mampu menjadi teladan, mediator, sekaligus pembimbing masyarakat dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Selain penyampaian materi terkait regulasi dan tugas pokok penghulu, kegiatan pembekalan juga menjadi sarana berbagi pengalaman, penguatan nilai-nilai integritas, serta peningkatan wawasan mengenai transformasi pelayanan keagamaan berbasis teknologi. Para peserta diberikan pemahaman mengenai tantangan pelayanan publik di era digital dan strategi menghadapi dinamika sosial masyarakat yang terus berkembang.

Kepala KUA Kecamatan Kedungbanteng, Heru Purwanto, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pembekalan ini menjadi bekal penting bagi penghulu baru agar mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta berorientasi pada pelayanan prima kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para penghulu baru memiliki kesiapan yang matang dalam mengemban amanah sebagai pejabat fungsional penghulu, sekaligus mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan pelayanan keagamaan yang berkualitas, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan era Society 5.0.