Bedah Kitab Perahu Penyelamat: Cara Penyuluh Agama Islam Sumpiuh Perdalam Fikih Shalat
Oleh KUA SUMPIUH
SUMPIUH — Dalam upaya mengasah dan meng-upgrade wawasan keagamaan, para Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Sumpiuh menghadiri kegiatan Pengajian Reboan yang diselenggarakan di Gedung Muslimat NU PAC Sumpiuh. Rabu (29/07)
Pada kesempatan tersebut, majelis difokuskan untuk menelaah secara mendalam Kitab Perahu Penyelamat, dengan mengangkat topik fikih seputar "Beberapa Hal yang Menyebabkan Sujud Sahwi". Pembahasan ini dinilai sangat vital bagi para penyuluh sebagai bekal untuk menjawab berbagai persoalan fiqhiyah yang kerap dihadapi masyarakat di lapangan, khususnya terkait keabsahan dan tata cara penyempurnaan shalat.
Istimewanya, pengajian ini diampu langsung oleh penyusun Kitab Perahu Penyelamat sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Sumpiuh, Romo K.H. Nurul Huda. Suasana kajian berlangsung penuh khidmat dan interaktif saat beliau membedah pasal demi pasal terkait kekeliruan atau kelupaan dalam shalat yang menuntut dilakukannya sujud sahwi.
Keikutsertaan aktif para Penyuluh Agama Islam KUA Sumpiuh dalam pengajian rutin ini diharapkan dapat terus memperkuat kapasitas literasi keagamaan mereka. Dengan keilmuan yang makin terasah, para penyuluh siap memberikan edukasi serta bimbingan keagamaan yang akurat dan menyejukkan bagi umat.
