Belajar Tasawuf, Penyuluh Gelar Kajian Hikam Perdana
Oleh KUA Wangon
Banyumas –Penyuluh Agama KUA Wangon yang dikoordinir oleh Muhammad Zainur Rakhman bersama seluruh penyuluh agama dan pegawai KUA menggelar kajian perdana Kitab Al-Hikam karya Syaikh Ibnu ‘Athaillah as-Sakandari di Mushola Al-Fairuz. Kegiatan ini menjadi langkah awal pembelajaran tasawuf secara mendalam bagi internal KUA Wangon. Jumat (21/08)
Kajian yang berlangsung khidmat tersebut diampu oleh Kyai Ahmad Qudrat Hidayat, Penyuluh Agama KUA Wangon yang dikenal mumpuni dalam kajian kitab turats. Para peserta antusias mengikuti penjelasan seputar makna hikmah-hikmah dalam kitab klasik tersebut.
Zainur selaku koordinator menyampaikan tujuan digelarnya kajian ini. “Kami ingin memperkuat pemahaman tasawuf di kalangan penyuluh dan pegawai KUA. Kitab Al-Hikam dipilih karena isinya sangat relevan untuk membersihkan hati dan memperdalam spiritualitas dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Sementara itu, Kyai Ahmad Qudrat Hidayat mengapresiasi inisiatif tersebut. “Al-Hikam adalah kitab yang sangat kaya akan nasehat spiritual. Saya berharap kajian perdana ini menjadi awal yang baik dan dapat dilanjutkan secara rutin agar ilmu yang didapat benar-benar diamalkan,” katanya.
Melalui kajian perdana Kitab Al-Hikam ini, para penyuluh dan pegawai KUA Wangon berkomitmen untuk terus mendalami ilmu tasawuf. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas keilmuan, tetapi juga memperkuat keteladanan spiritual dalam menjalankan tugas sebagai aparatur keagamaan di Kecamatan Wangon.
