HUT RI #81

Berdayakan Ekonomi Umat, BAZNAS Jateng Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi 175 Mustahik

K
KUA Purwokerto Timur
02 Mar 2026
44x dibaca
SHARE

Purwokerto – Langkah nyata dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat kembali dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah. Bertempat di Hotel Aston Purwokerto, digelar acara penyerahan bantuan usaha produktif yang dihadiri oleh ratusan penerima manfaat. Senin (02/03)

Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Ahmad Daroji, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas Hasanatul Mufidah. Turut hadir pula Robiatun Nihayati, Penyuluh Agama Islam Purwokerto Timur yang juga bertugas sebagai Pendamping Mustahik Produktif, guna mengawal para penerima bantuan agar modal yang diberikan dapat dikelola secara optimal.

Sebanyak 175 orang penerima bantuan hadir dalam kesempatan tersebut, yang berasal dari tiga wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Banyumas, Kabupaten Cilacap, dan Kabupaten Purbalingga.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Daroji, merinci besaran bantuan yang diberikan serta visi besar di balik program ini.

"Hari ini kami dari BAZNAS Provinsi Jawa Tengah akan menyerahkan bantuan modal usaha sebesar Rp3.000.000 per orang di tiga wilayah kabupaten yakni Banyumas, Cilacap, dan Purbalingga. Diharapkan dengan diberikannya bantuan ini, para mustahik akan berkembang dan semakin maju usahanya, sehingga nantinya mereka bisa naik kelas menjadi muzakki (pemberi zakat)," ujar Ahmad Daroji.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian ekonomi warga.

"Dwi Asih Lintarti dalam sambutannya mengatakan bahwa bantuan ini merupakan stimulan penting bagi para pelaku usaha kecil di wilayah Barlingmascakeb. Beliau berharap para penerima bantuan dapat memanfaatkan dana tersebut dengan penuh tanggung jawab untuk modal kerja, bukan untuk kebutuhan konsumtif, sehingga roda ekonomi keluarga dapat berputar lebih kuat dan berkelanjutan," ungkapnya.

Kehadiran para pendamping seperti Robiatun Nihayati diharapkan dapat memastikan bahwa dana stimulan sebesar Rp3 juta tersebut benar-benar memberikan dampak signifikan bagi peningkatan taraf hidup para mustahik di wilayah eks-Karesidenan Banyumas tersebut. (jw)