Cara KUA Tingkatkan Spiritualitas dan Etos Kerja Pegawai
Oleh KUA Wangon
Banyumas – Memulai aktivitas pelayanan masyarakat di awal pekan, Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon memiliki cara tersendiri untuk memompa semangat para pegawainya. Tidak hanya fokus pada kesiapan fisik dan kedisiplinan formal, instansi ini secara konsisten mengetuk pintu langit dengan menggelar pembacaan Nadzhom Asmaul Husna secara bersama-sama setiap Senin pagi. Kegiatan religi yang dilakukan sebelum pelayanan dibuka ini bertujuan untuk menyelaraskan kesiapan spiritual dengan profesionalisme kerja. Senin (20/07)
Suasana khidmat langsung terasa di ruang utama KUA Wangon saat lantunan nama-nama agung Allah SWT tersebut mulai menggema. Dipandu dengan penuh khusyuk, seluruh staf, penghulu, dan penyuluh agama tampak menundukkan kepala seraya menghayati setiap bait nadzhom yang dilafalkan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menenangkan pikiran serta membersihkan niat sebelum dihadapkan pada rutinitas pelayanan publik yang padat.
Munawaroh, Operator Layanan KUA Wangon yang bertindak memimpin pembacaan Nadzhom Asmaul Husna pada Senin pagi ini, mengungkapkan bahwa rutinan ini bukan sekadar formalitas pembuka pekan. Menurutnya, ada energi positif yang terbangun ketika nama-nama baik Allah digaungkan bersama di tempat kerja. Hal ini menjadi pengingat bahwa setiap tugas yang dijalani bernilai ibadah.
"Melalui lantunan Asmaul Husna ini, kita sedang mengetuk pintu langit agar segala urusan pelayanan kita sepekan ke depan diberi kelancaran dan keberkahan. Kedekatan spiritual yang dibangun setiap Senin pagi ini secara tidak langsung memperhalus tutur kata dan sikap kita, sehingga etos kerja meningkat dan masyarakat pun bisa terlayani dengan penuh keikhlasan serta keramahan," ungkap Munawaroh setelah memimpin kegiatan.
Kepala KUA Wangon menyambut baik konsistensi kegiatan ini sebagai pilar pembentukan karakter pegawai yang berintegritas. Dengan bekal spiritualitas yang kuat, para pegawai diharapkan mampu menjaga emosi, tetap sabar, dan bersikap humanis dalam menghadapi berbagai karakter masyarakat yang datang. Kegiatan rutinan ini pun ditutup dengan doa bersama, menandai kesiapan penuh KUA Wangon untuk memberikan pelayanan terbaik. (mwr)
