Dari Keluarga Sakinah hingga Bebas Rokok, Cerita Unik Bimwin Catin di KUA Jatilawang
Jatilawang – Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri bagi Calon Pengantin (Catin) di Kantor Urusan Agama (KUA) Jatilawang menghadirkan cerita menarik. Selain mendapatkan bekal membangun keluarga sakinah, salah seorang calon pengantin laki-laki juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai cara berhenti merokok, Rabu (14/10).
Kegiatan yang diikuti calon pengantin dari Desa Tinggarjaya ini dibimbing oleh Abdul Khanan Penyuluh Agama KUA Jatilawang. Materi bimbingan berfokus pada pemahaman pilar-pilar keluarga sakinah, pentingnya komunikasi antara suami dan istri, tanggung jawab dalam rumah tangga, serta upaya membangun keluarga yang harmonis dan berlandaskan nilai-nilai agama.
Namun, ada hal menarik di sela-sela bimbingan. Salah seorang calon pengantin laki-laki mengajukan pertanyaan tentang bagaimana cara menghentikan kebiasaan merokok. Pertanyaan tersebut menjadi pengingat bahwa persiapan pernikahan tidak hanya berkaitan dengan kesiapan mental, spiritual, dan ekonomi, tetapi juga menyangkut kesiapan memperbaiki kebiasaan diri.
Konsultasi tersebut membuka ruang pembicaraan bahwa membangun keluarga yang sehat dapat dimulai dari langkah sederhana, termasuk memiliki niat untuk mengurangi hingga menghentikan kebiasaan merokok. Perubahan tentu membutuhkan komitmen, proses, dan dukungan dari lingkungan terdekat, terutama pasangan.
Bimbingan perkawinan menjadi kesempatan bagi calon pengantin untuk mempersiapkan diri menghadapi kehidupan rumah tangga secara lebih matang. Tidak hanya memahami hak dan kewajiban suami istri, calon pengantin juga diajak menyadari pentingnya membangun kebiasaan positif yang mendukung kesejahteraan keluarga.
Kisah ini menunjukkan bahwa Bimwin bukan sekadar kegiatan penyampaian materi tentang pernikahan. Lebih dari itu, bimbingan perkawinan dapat menjadi ruang konsultasi yang terbuka bagi calon pengantin untuk menyampaikan persoalan nyata yang ingin mereka perbaiki sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
Melalui kegiatan Bimwin Mandiri ini, KUA Jatilawang berharap calon pengantin memiliki bekal yang cukup untuk membangun keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah, sekaligus memiliki kesadaran untuk terus memperbaiki diri demi mewujudkan keluarga yang sehat, harmonis, dan penuh tanggung jawab. (KgHn)
