HUT RI #81

Penyuluh KUA Wangon Siapkan Naskah Khutbah Jumat, Tingkatkan Kualitas Dakwah Masyarakat

K
KUA Wangon
15 Okt 2026
9x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 15-10-2026 12:11
SHARE

Wangon — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon terus berupaya mendukung peningkatan kualitas dakwah Islam di tengah masyarakat. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah menyusun dan menyiapkan naskah khutbah Jumat yang memuat pesan-pesan keagamaan, ajakan meningkatkan ketakwaan, serta tuntunan menjalani kehidupan sesuai ajaran Islam. Kamis (15/10)

Penyusunan naskah khutbah Jumat dilakukan dengan memperhatikan kesesuaian tema, dalil Al-Qur’an dan hadis, serta kondisi kehidupan masyarakat saat ini. Materi khutbah diharapkan mampu memberikan pemahaman agama yang benar, mudah dipahami jamaah, dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga maupun bermasyarakat.

Sarif, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, menyampaikan bahwa menyiapkan naskah khutbah merupakan salah satu bentuk ikhtiar untuk menghadirkan dakwah yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi umat. “Naskah khutbah Jumat perlu disusun dengan baik, menggunakan dalil yang tepat, bahasa yang santun, serta pesan yang menyentuh kehidupan jamaah. Dengan demikian, khutbah tidak hanya menjadi rutinitas ibadah mingguan, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.,” ungkapnya.

Lebih lanjut, materi khutbah diharapkan mengangkat berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat, seperti pentingnya menjaga akhlak, memperkuat keharmonisan keluarga, memelihara persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjauhi perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai agama. Pesan-pesan tersebut diharapkan dapat mendorong jamaah untuk melakukan perbaikan diri dan menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan penyusunan dan penyiapan naskah khutbah Jumat, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembinaan kehidupan beragama yang lebih baik. Upaya ini menjadi bagian dari pelayanan keagamaan kepada masyarakat agar dakwah Islam tersampaikan secara bijaksana, menyejukkan, dan membawa kemaslahatan bagi umat.(srf)