HUT RI #81

Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Murid, MTsN 2 Banyumas Gelar Skrining Thalasemia Bersama Puskesmas Tambak I

M
MTSN2 Banyumas
15 Okt 2026
21x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 15-10-2026 13:45
SHARE

Banyumas – Dalam upaya memantau dan menjaga kesehatan para murid MTs Negeri 2 Banyumas bekerja sama dengan Puskesmas Tambak I menyelenggarakan kegiatan Skrining Thalasemia. Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini berlangsung di Ruang Rapat MTsN 2 Banyumas mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kamis (15/10)

Skrining kesehatan ini ditujukan khusus bagi peserta didik kelas VII (mulai dari kelas VII A hingga VII G) sebagai tindak lanjut dari program Cek Kesehatan Gratis (CKG) anak sekolah yang sebelumnya telah dilaksanakan. Berdasarkan hasil CKG terdahulu, ditemukan beberapa siswa dengan kadar hemoglobin (Hb) rendah, sehingga diperlukan penanganan dan pemeriksaan lanjutan berupa skrining thalasemia untuk mengantisipasi potensi gangguan kesehatan sejak dini.

Petugas medis dari Puskesmas Tambak I hadir secara langsung untuk memimpin proses pengambilan sampel dan pemeriksaan kesehatan. Para murid diminta membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) sebagai persyaratan verifikasi data administrasi kesehatan pasien.

Kepala MTsN 2 Banyumas, Jumadi, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sinergi dan kepedulian pihak tenaga kesehatan dari Puskesmas Tambak I terhadap kondisi fisik murid-murid MTsN 2 Banyumas, "Kami mengapresiasi setinggi-tingginya langkah cepat dan perhatian dari pihak Puskesmas Tambak I. Kesehatan para murid adalah prioritas utama kami di madrasah, karena kondisi fisik yang prima merupakan fondasi utama bagi anak-anak untuk dapat mengikuti proses belajar mengajar secara optimal. Melalui skrining thalasemia ini, kami berharap dapat melakukan deteksi dini sehingga langkah penanganan yang tepat bisa segera diambil apabila ditemukan indikasi kesehatan tertentu," ujar Jumadi.

Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Hubungan Masyarakat (Waka Humas) MTsN 2 Banyumas, Sumarno, menjelaskan kesiapan madrasah dalam mendukung kelancaran agenda pemeriksaan tersebut.
"Pihak madrasah telah menyiapkan tempat di ruang rapat serta mengondisikan seluruh peserta didik kelas VII A sampai VII G agar proses kegiatan berjalan tertib dan lancar. Kami juga mengimbau serta memastikan seluruh siswa membawa persyaratan administrasi yang dibutuhkan seperti fotokopi Kartu Keluarga. Sinergi antara sekolah, puskesmas, dan orang tua peserta didik sangat krusial demi menyukseskan program kesehatan anak sekolah ini," ungkap Sumarno.

Kegiatan skrining berjalan dengan tertib, lancar, dan mendapat respon positif dari para murid maupun orang tua murid. Melalui program ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini kesehatan reproduksi dan darah di lingkungan sekolah dapat terus meningkat demi mewujudkan generasi penerus yang sehat dan berprestasi.(Ning/twm)