HUT RI #81

Dorong Digitalisasi Madrasah di Jawa Tengah, MTsN 3 Banyumas Gandeng Geschool melalui Pelatihan Diajeng Learning

Oleh MTSN3 Banyumas
SHARE

Banyumas — MTsN 3 Banyumas terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan madrasah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelatihan Diajeng Learning, sebuah kegiatan pelatihan admin dan operator asesmen yang dilaksanakan bekerja sama dengan Geschool. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 12.30 WIB di ruang kelas 7F tersebut menjadi bagian dari langkah nyata menuju tata kelola administrasi dan asesmen madrasah yang semakin modern, efektif, dan berbasis teknologi. Sabtu (29/08)

Pelatihan ini diikuti oleh tim inti administrasi dan operator madrasah, yaitu Rianto, Dimas, Teddy, A. Fauzi, Ikhsan, Zuhrotunnisa, dan Kharisma. Para peserta membawa laptop masing-masing sebagai perangkat utama dalam mengikuti pendampingan teknis. Dengan bimbingan dari tim Geschool, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara konseptual, tetapi juga langsung mempraktikkan berbagai fitur digital yang dapat mendukung pekerjaan administrasi dan pengelolaan asesmen di madrasah.

Salah satu fokus utama pelatihan adalah pengelolaan administrasi kelas secara digital. Peserta mendapatkan pendampingan mulai dari pencatatan kehadiran, pengelolaan jurnal kelas, hingga rekapitulasi data peserta didik melalui sistem berbasis web dan aplikasi. Digitalisasi ini diharapkan mampu mengurangi pekerjaan administratif yang bersifat manual sekaligus menghadirkan pengelolaan data yang lebih tertata, mudah diakses, dan akurat.

Tidak kalah penting, pelatihan juga memberikan penguatan pada aspek asesmen digital, mulai dari penyusunan bank soal, pengaturan format ujian, hingga pengelolaan sistem penilaian. Bekal tersebut menjadi langkah strategis agar admin dan operator madrasah semakin siap mendukung pelaksanaan asesmen berbasis digital secara mandiri, transparan, dan akuntabel. Dengan sistem yang terintegrasi, proses pengelolaan soal, pelaksanaan ujian, hingga pengolahan hasil penilaian dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien.

Kolaborasi MTsN 3 Banyumas dengan Geschool dalam kegiatan Diajeng Learning menjadi bagian dari semangat untuk menjadikan teknologi bukan sekadar alat bantu, tetapi sebagai instrumen peningkatan mutu layanan pendidikan. Penguatan kapasitas admin dan operator menjadi fondasi penting karena keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada perangkat dan aplikasi, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia yang mengelolanya.

Lebih jauh, langkah yang dilakukan MTsN 3 Banyumas diharapkan dapat menjadi pilot project dan inspirasi bagi madrasah-madrasah lain di Jawa Tengah untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Digitalisasi administrasi dan asesmen bukan semata-mata perubahan dari sistem manual menuju sistem digital, melainkan sebuah ikhtiar membangun budaya kerja yang lebih cepat, tertib, transparan, efisien, dan akuntabel.

Melalui pelatihan Diajeng Learning, MTsN 3 Banyumas kembali menegaskan bahwa madrasah mampu bergerak mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai pendidikan dan pengabdian. Teknologi menjadi sarana, sementara peningkatan mutu layanan dan kemajuan madrasah tetap menjadi tujuan utama. Dari Matsanega, semangat digitalisasi diharapkan terus tumbuh dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kemajuan pendidikan madrasah di Jawa Tengah.(HumasMTsN3).