Dorong Madrasah Menjadi Unggulan Lewat Program Inovatif Bernama Bunga

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif NU (MI MANU) Pliken yang beralamat di Jalan Raya Sokaraja Sumbang No 20 Desa Pliken, Kecamatan Kembaran, melaksanakan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) 4 Tahunan. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Madrasah, Laely Nur Habibah. Senin (08/12)

Tim penilai yang hadir untuk mengevaluasi kinerja madrasah ini terdiri dari Siti Nurkhasanah, dan Faiqoh, serta perwakilan dari Penma, Ating Rofi'ah.

Saat ini, MI Pliken memiliki 210 siswa yang didukung oleh 14 guru, kepala madrasah, dan 2 orang tenaga penjaga. MI Pliken menonjolkan inovasi program kegiatan madrasah yang unik dengan menggunakan nama-nama bunga, seperti:
Pacar Cina: (Upacara Senin meningkatkan cinta tanah air)
Semboja: (Sepasa nari belajar Bahasa Jawa)
Anyelir: (Asyik dan menyenangkan Literasi di Hari Rabu)
Kamelia: (Kamis menghasilkan inovasi dan karya)
Jemani: (Jum'at meningkatkan keimanan dan kebersihan)
Sepatu: (Senam Sehat setiap Sabtu)

Kepala MI MANU Pliken, Laely Nur Habibah, menyampaikan harapannya pasca pelaksanaan PKKM 4 Tahunan ini.
“Kami berharap, setelah dievaluasi melalui PKKM ini, MI Pliken dapat menjadi MI Kebanggaan dan unggulan, khususnya bagi seluruh warga Desa Pliken. Inovasi program kegiatan yang kami namai dengan nama-nama bunga ini adalah upaya kami untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan terstruktur, sekaligus menunjukkan komitmen kami dalam memajukan kualitas madrasah,” ujar Laely.

Sementara itu, Ating Rofi'ah selaku perwakilan dari Penma, menyampaikan pesan kepada seluruh guru dan Kepala Madrasah untuk senantiasa meningkatkan profesionalitas diri melalui Pengembangan Diri (PD). Kegiatan PKKM ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Slamet Subkhi, selaku Komite Madrasah. (i'ah/del)