Perkuat Kesiapan Madrasah, Kemenag Banyumas Gelar Sosialisasi UM MI Moda Blended 2025/2026
Oleh HUMAS
Purwokerto — Kegiatan Sosialisasi Teknis Ujian Madrasah (UM) Madrasah Ibtidaiyah (MI) Moda Blended Tahun Pelajaran 2025/2026 sukses dilaksanakan di D’Garden Hall n Resto Purwokerto. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis sekaligus menyamakan persepsi dalam pelaksanaan Ujian Madrasah berbasis blended. Rabu (29/4).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, Kasi Pendidikan Madrasah Wahyu Fauzi Aziz, Ketua KKM MI Kabupaten Banyumas Sabar Munanto, jajaran pengurus KKM MI Kabupaten, serta para operator Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Banyumas.
Dalam suasana yang kondusif dan interaktif, para peserta mendapatkan penjelasan terkait kebijakan terbaru, mekanisme pelaksanaan ujian, kesiapan sarana prasarana, serta peran strategis operator dalam menyukseskan pelaksanaan UM moda blended. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan madrasah dalam melaksanakan ujian secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Ketua Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten Banyumas Sabar Munanto dalam pemaparannya dalam Pelaksanaan Ujian Madrasah moda blended merupakan langkah adaptif dalam menjawab tantangan zaman. Kami berharap seluruh madrasah dapat mempersiapkan diri secara optimal, baik dari sisi teknis, sumber daya manusia, maupun sarana pendukung. KKM MI berkomitmen untuk terus mendampingi dan memastikan pelaksanaan UM berjalan lancar, tertib, dan sesuai ketentuan.
Sementara itu Kasi Pendidikan Madrasah, Wahyu Fauzi Aziz menyampaikan Ujian Madrasah bukan hanya kegiatan evaluasi, tetapi juga bagian dari proses peningkatan mutu pendidikan. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk memahami petunjuk teknis secara menyeluruh. Moda blended menuntut kesiapan lebih, terutama dalam hal integritas, kejujuran, dan penguasaan teknologi. Kami berharap seluruh operator dan madrasah dapat bekerja secara sinergis demi kesuksesan pelaksanaan UM tahun ini.
Kepala Kantor dalam sambutannya menekankan bahwa pelaksanaan Ujian Madrasah harus menjunjung tinggi prinsip objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas. Moda blended adalah bentuk inovasi yang harus kita dukung bersama, dengan tetap memastikan kualitas dan kredibilitas hasil ujian. Saya mengajak seluruh pihak untuk menjaga komitmen, integritas, serta bekerja secara profesional demi kemajuan pendidikan madrasah di Kabupaten Banyumas.”
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab, yang dimanfaatkan peserta untuk memperdalam pemahaman teknis serta menyampaikan berbagai kendala yang mungkin dihadapi di lapangan. Diharapkan melalui kegiatan ini, pelaksanaan Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2025/2026 dapat berjalan sukses dan berkualitas.
