Drama Adu Penalti Ramaikan Final Futsal HAB ke-80 : Kawedanan Sumpiuh Juara!
Oleh HUMAS
Purwokerto – Gemuruh sorak sorai penonton memadati Orion Sport Center. Pertandingan futsal yang menjadi salah satu agenda paling dinantikan dalam rangkaian Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 berlangsung sengit dan penuh drama hingga detik terakhir. Senin (29/12)
Turnamen yang mempertemukan tim-tim tangguh dari berbagai satuan kerja di lingkungan Kantor Kemenag Banyumas ini memuncak pada babak final yang mempertemukan tim Kawedanan (Kw) Sumpiuh melawan tim GPAI SMP/SMK/SMA. Setelah bermain imbang dengan intensitas tinggi di waktu normal, kemenangan akhirnya ditentukan melalui drama adu penalti yang mendebarkan, di mana Kw Sumpiuh berhasil mengunci gelar Juara 1.
Sudir, selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa antusiasme tahun ini luar biasa, terutama karena format kompetisi yang semakin kompetitif namun tetap mengedepankan persaudaraan.
"Luar biasa! Final hari ini benar-benar menyuguhkan tontonan yang menghibur. Meski kompetisi di lapangan sangat panas sampai harus adu penalti, namun setelah peluit akhir berbunyi, semua kembali berangkulan. Itulah esensi dari HAB ke-80 ini, yaitu mempererat silaturahmi melalui sportivitas," ungkapnya dengan penuh semangat.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan dari pemenang Juara 1, tim Kw Sumpiuh, menyatakan rasa syukurnya atas kemenangan yang diraih dengan kerja keras ini.
"Ini adalah kemenangan bersama. Adu penalti tadi benar-benar menguji mental, tapi alhamdulillah kami tetap tenang. Juara ini kami persembahkan untuk seluruh keluarga besar Kemenag di wilayah Sumpiuh sebagai kado HAB ke-80," tuturnya.
Berikut adalah daftar juara turnamen futsal HAB ke-80 Kemenag Banyumas:
Juara 1: Kw Sumpiuh
Juara 2: GPAI SMP/SMK/SMA
Juara 3 Bersama: Tim Gabungan (MAN 1/MTsN 3/MIN 3) dan Kw Jatilawang
Kemeriahan di Orion Sport Center ini menjadi bukti bahwa semangat ASN Kemenag Banyumas tidak hanya kuat dalam pelayanan administrasi dan keagamaan, tetapi juga memiliki fisik yang tangguh dan solidaritas yang tinggi di lapangan olahraga.
