Dua Kalimat Syahadat dan Istighfar Menjadi Pembuka Dua Pernikahan di Balai Nikah KUA Sumbang

Oleh HUMAS
SHARE

Sumbang - Suasana khidmat menyelimuti Balai Nikah KUA Sumbang saat dua pasang pengantin melangsungkan akad nikah dalam satu hari. Sebelum prosesi ijab qabul dilaksanakan, terlebih dahulu diawali dengan dua kalimat syahadat dan istighfar sebagai bentuk penguatan keimanan dan kesiapan memasuki gerbang rumah tangga. Rabu (03/06)

Prosesi tersebut dipandu oleh Kepala KUA Sumbang Muwaffiyul Ahdi, sebagai penghulu yang bertugas sebagai bagian dari rangkaian akad nikah. Dengan penuh kesungguhan, kedua mempelai mengikuti pembacaan syahadat dan istighfar yang menjadi pengingat bahwa pernikahan merupakan ibadah yang dilandasi keimanan kepada Allah SWT.

Setelah pembacaan syahadat dan istighfar, akad nikah dilaksanakan dengan lancar dan penuh kekhusyukan. Ucapan "sah" dari para saksi disambut rasa syukur dan kebahagiaan oleh keluarga yang hadir menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Dalam kesempatan itu disampaikan bahwa syahadat merupakan ikrar keimanan seorang muslim, sedangkan istighfar menjadi wujud kerendahan hati dan permohonan ampun kepada Allah SWT. Keduanya menjadi bekal spiritual yang penting dalam mengawali kehidupan rumah tangga agar senantiasa berada dalam keberkahan dan bimbingan-Nya.

Dengan diawali dua kalimat syahadat dan istighfar, dua pasang pengantin yang melangsungkan akad nikah di Balai Nikah KUA Sumbang berharap rumah tangga yang mereka bangun dapat menjadi keluarga yang harmonis, penuh cinta, dan senantiasa mendapat ridha Allah SWT.