FKK-MTs Banyumas Gelar Bedah Kerangka Tes Kemampuan Akademik (TKA)

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto – Dalam rangka memperkuat mutu lulusan dan profesionalisme pendidik, Forum Kerja Kepala Madrasah Tsanawiyah (FKK-MTs) Kabupaten Banyumas menyelenggarakan kegiatan strategis bertajuk “Bedah Kerangka Tes Kemampuan Akademik (TKA)”. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan guru mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dari MTs se-Kabupaten Banyumas. Sabtu (20/12)

Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai struktur, karakteristik, serta strategi penyusunan pembelajaran yang selaras dengan sistem evaluasi pendidikan terkini.

Tak tanggung-tanggung, FKK-MTs menghadirkan narasumber utama yang kompeten di bidangnya, yakni Miftahudin dan Irene Susida. Keduanya merupakan penulis buku Siaga TKA sekaligus praktisi yang terlibat langsung sebagai penyusun soal TKA.

Dalam paparannya, para narasumber mengupas tuntas mengenai kompetensi yang diukur dalam TKA serta memberikan simulasi pendekatan pembelajaran yang efektif untuk diterapkan oleh para guru di dalam kelas.

Ketua penyelenggara, Sudir, dalam laporannya menyampaikan bahwa bedah kerangka ini adalah bentuk ikhtiar kolektif untuk menyiapkan madrasah dalam menghadapi kebijakan asesmen akademik secara profesional.

"Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, sehingga guru dan madrasah benar-benar siap menghadapi evaluasi dengan terarah," ungkap Sudir.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Ibnu Asaddudin. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi tinggi atas sinergi yang dibangun oleh FKK-MTs. Beliau menekankan bahwa guru harus adaptif terhadap arah kebijakan evaluasi pendidikan nasional.

"Guru madrasah harus memahami arah evaluasi agar pembelajaran menjadi lebih bermutu dan berorientasi pada penguatan kompetensi peserta didik. Kita harus adaptif terhadap perubahan untuk mencetak generasi unggul," tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru Matematika dan Bahasa Indonesia di lingkungan MTs Kabupaten Banyumas memiliki kesiapan penuh dalam membimbing siswa menghadapi TKA secara optimal dan kompetitif. (yyt/adl)