HUT RI #81

Gandeng Pengusaha Muda, Rumuskan Konsep Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Umat

Oleh KUA Sokaraja
SHARE

Sokaraja, 05 Oktober 2026— Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sokaraja terus memperluas jejaring dalam merumuskan konsep pemberdayaan ekonomi berbasis umat. Salah satunya melalui komunikasi dan lobi dengan pengusaha muda, Punky Wulan, yang memiliki jaringan usaha dengan sejumlah pabrik pakaian serta jaringan distribusi kebutuhan sembako.

Koordinator Penyuluh Sokaraja, Faidus Sa’ad, menyampaikan bahwa jejaring pengusaha menjadi potensi penting untuk menghubungkan program pemberdayaan umat dengan dunia usaha. Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada bantuan, tetapi berkembang menjadi pola pemberdayaan yang membuka akses usaha, pemasaran, permodalan, hingga peluang kerja bagi masyarakat.

Selain merumuskan konsep pemberdayaan ekonomi, Faidus juga melobi Punky Wulan untuk turut menjadi narasumber dalam Workshop Filantropi dan Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid yang direncanakan digelar oleh Penyuluh Sokaraja pada 11 November 2026. Kehadiran pelaku usaha diharapkan memberikan perspektif praktis mengenai bagaimana potensi jaringan bisnis dapat dikolaborasikan dengan gerakan filantropi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurut Faidus, masjid memiliki potensi besar bukan hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat. Karena itu, Penyuluh Sokaraja berupaya mempertemukan tiga kekuatan, yaitu masjid sebagai basis umat, filantropi sebagai sumber daya sosial, dan dunia usaha sebagai penggerak ekonomi, sehingga terbentuk model pemberdayaan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (tum)