Geliat Religi di KUA: Mengisi Senin Pagi dengan Gema Ayat Suci Al-Quran
Banyumas – Mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan spiritual, KUA Sumpiuh menggelar agenda Amaliah Ramadan di Balai Nikah KUA Sumpiuh, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA, H. Suhiryanto Amin Ghufron, dan diikuti oleh seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan setempat. Senin (02/03)
Agenda utama diawali dengan tadarus Al-Qur'an yang telah memasuki Juz 20. Untuk menjaga kekhusyukan dan akurasi bacaan, para peserta menerapkan sistem baca-simak. Dalam sistem ini, setiap pegawai bergantian membaca ayat suci sementara yang lain menyimak dengan saksama, menciptakan suasana kolaboratif dalam memperdalam pemahaman makhraj dan tajwid.
Puncak kegiatan diisi dengan siraman rohani (kultum) yang disampaikan oleh staf KUA Sumpiuh, H. Ma'mun. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pesan mendalam mengenai bekal manusia menghadapi fase kehidupan setelah dunia.
Beliau memaparkan bahwa terdapat dua cahaya utama yang mampu menyinari dua kegelapan mencekam:
-
Dua Cahaya: Cahaya kemuliaan bulan Ramadan dan cahaya petunjuk Al-Qur'an.
-
Dua Kegelapan: Kegelapan di alam kubur dan kegelapan dahsyat pada hari kiamat.
"Jika kita mampu menghidupkan Ramadan dengan ibadah dan mengakrabkan diri dengan Al-Qur'an, maka kedua cahaya itulah yang akan menjadi penerang saat kita berada di kegelapan liang lahat dan saat menghadapi hiruk-pikuk hari kebangkitan nanti," ujar H. Ma'mun di hadapan para jamaah.
Kepala KUA Sumpiuh, H. Suhiryanto Amin Ghufron, berharap kegiatan ini tidak hanya sekadar rutinitas formalitas, namun menjadi sarana "recharge" spiritual bagi para ASN agar tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan integritas dan hati yang bersih selama bulan puasa.
