Gema Tasbih, Pemicu Perubahan Di Madrasah

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto, – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas melalui Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) secara resmi meluncurkan program Gema Tasbih (Gerakan Madrasah Berkualitas, Berakhlak, Integratif dan Harmoni), pada Rabu (24/9), bertempat di D’Garden Resto, Purwokerto.   Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat Kemenag Banyumas, mulai dari Kasubbag TU, Kasi Gara, Kepala Cabang BSI Purwokerto , pengawas madrasah, hingga komite madrasah.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Banyumas menekankan pentingnya sinergi antara pengawas, kepala madrasah, dan seluruh stakeholder pendidikan dalam menyukseskan program ini. Wahyu Fauzi, Ketua Panitia, penanggungjawab kegiatan kasi pendidikan madrasah menyampaikan harapannya agar Gema Tasbih menjadi pemicu perubahan nyata di lingkungan madrasah. “Program Gema Tasbih diharapkan menjadi program yang dapat mewujudkan madrasah menjadi tempat favorit belajar para generasi di Indonesia,” ujarnya. Kegiatan ini sekaligus penyerahan bantuan laptop dan printer oleh UPZ Kemenag Kab. Banyumas.

Sebagai narasumber Prof. Dedi Jubaedi, memberikan motivasi dan arahan penting tentang peran madrasah dalam membentuk masa depan bangsa. “Madrasah bukan hanya tempat belajar, tapi tempat membentuk masa depan. Ayo dukung dan banggakan madrasah! Madrasah Hebat, Bermartabat!” tegas Prof. Dedi.

Selanjutnya, Wahyudi, coach motivator mengajak para kepala madrasah untuk membangun kekuatan dari dalam melalui empat prinsip utama.

“Empat hal penting yang harus dimiliki kepala madrasah adalah: the power of vision, the power of action, the power of collaboration, dan the power of spiritual. Keempat hal tersebut harus menjadi motivasi para kepala madrasah dalam mengemban tugas dan amanah,” jelas Wahyudi.

Tanggapan positif datang dari peserta. Nur Laela, Kepala MI Ma’arif NU Ajibarang Kulon, mengapresiasi materi yang disampaikan.

“Terima kasih untuk tim motivator, sangat menyentuh hati. Semoga Gema Tasbih tak berhenti di kami kepala madrasah, tapi bisa kami implementasikan ke guru dan seluruh keluarga madrasah, agar madrasah lebih baik, unggul, dan mendunia. Gema Tasbih: berkualitas, berakhlak, integratif, dan harmoni,” ujarnya.

Masruhin, Kepala MTs Ma’arif NU 1 Pekuncen, menekankan pentingnya keberlanjutan. “Harapan saya, madrasah kita benar-benar berkualitas, berakhlakul karimah, integratif, dan harmonis. Semoga pasca kegiatan ini tercipta harmonisasi nyata di lingkungan madrasah,” katanya. Program Gema Tasbih diharapkan menjadi gerakan bersama dalam membangun madrasah yang unggul, berkarakter, dan membanggakan.(tum/dhi)