HUT RI #81

Hidupkan Kembali Nilai Sakinah Transformasi Keluarga dari Masa ke Masa

KUA Somagede
KUA Somagede
25 Mar 2026
8x dibaca
SHARE

Banyumas - Membangun institusi keluarga bukan sekadar memenuhi kebutuhan biologis atau status sosial, melainkan sebuah sarana untuk menjaga martabat dan kehormatan manusia. Kehadiran Islam membawa transformasi radikal dalam mendefinisikan hubungan suami-istri dari yang semula bersifat eksploitatif menjadi hubungan yang berlandaskan kasih sayang dan ketakwaan.

Sebelum datangnya Islam, masyarakat Arab pra-Islam menjalankan praktik berkeluarga yang sangat mendegradasi kemanusiaan. Perempuan dipandang sebagai komoditas yang bisa dijadikan jaminan utang, hadiah, atau bahkan diwariskan. Islam hadir dengan ketegasan untuk menghentikan praktik tersebut, termasuk:

  1. Larangan mengubur bayi perempuan hidup-hidup.
  2. Penghapusan paksaan perkawinan sedarah yang tidak manusiawi.
  3. Penghapusan praktik perbudakan seksual di dalam rumah tangga.
  4. Poin Kunci Islam membatasi jumlah istri dalam poligami secara ketat dan memberikan hak waris serta hak hukum bagi perempuan untuk menjaga martabat rumah tangga.

Untuk mewujudkan keluarga yang kokoh, terdapat tiga prinsip fundamental yang menjadi landasan setiap pasangan:

1. Mitsaqan Ghalizhan (Janji yang Kokoh)
Perkawinan adalah janji suci yang kuat di hadapan Allah SWT. Memahami ini membuat pasangan lebih berkomitmen menghadapi tantangan hidup.

2. Muasyarah bil-Ma'ruf (Pergaulan yang Baik)
Islam memerintahkan komunikasi santun dan manusiawi. Tidak ada ruang bagi kekerasan, hanya ada kasih sayang yang saling menghargai.

3. Integrasi Takwa dan Perilaku
Kualitas iman seseorang diukur dari caranya memperlakukan keluarga. Ketakwaan sejati melahirkan tanggung jawab besar bagi masa depan.

"Calon pasangan perlu memiliki bekal pemahaman yang cukup agar perkawinan bisa kokoh melahirkan keluarga sakinah."
Kesimpulan

Meskipun zaman telah berganti, nilai-nilai Sakinah harus tetap dihidupkan untuk melawan tren kekerasan dan penelantaran keluarga di era modern. (Kawit)