IHT Penguatan Kapasitas PTK Dalam Mempersiapkan Generasi Emas
Oleh MTSN 1 Banyumas
Purwokerto - Guna mempersiapkan tahun ajaran baru yang akan segera datang, MTsN 1 Banyumas mengadakan In House Training (IHT) dan rapat pembagian tugas bagi para guru dan tenaga kependidikan yang bertempat di Aula Sudirman. Sabtu (12/07)
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Guru dan Karyawan. Adapun Narasumber terdiri dari tiga, yaitu Abdul Basit, Juair, dan Ibnu Asaddudin. Kegiatan dimulai dengan rapat dinas kemadrasahan yang berisi pembagian tugas dan motivasi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, kemudian dilanjutkan dengan IHT oleh Tim dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah.
Sudir selaku Kepala Madrasah menyampaikan pesan kepada seluruh guru dan karyawan agar bekerja dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan, disiplin dalam menjalankan tugas serta selalu berusaha meningkatkan kemampuan dalam mendidik para peserta didik. "Silahkan tugas yang diamanahkan ke panjenengan untuk dilaksanakan dengan sebaik mungkin agar anak-anak bisa terlayani dengan baik sehingga hasilnya pun akan maksimal, mudah-mudahan kedepan madrasah kita semakin maju dan berprestasi" ungkapnya. Selain memberikan arahan, beliau juga membacakan SK pembagian tugas bagi guru dan karyawan termasuk tim PK (Program Khusus) yang terdiri dari Guru Kelas Sains, Bahasa, dan Tahfidz.
Ibnu Asaddudin selaku Kakan Kemenag Kabupaten Banyumas menyampaikan motivasi agar para guru tidak terlalu berlebihan (lebay) dan harus bisa hadir memberikan warna dalam mendidik para peserta didik "jadi guru jangan lebay dan baper, harus berani menghadapi tantangan dan rintangan, ubah agar menjadi peluang hadirkan hati dan ruh dalam mendidik dengan penuh rasa cinta" ungkapnya.
Suasana IHT semakin hikmat ketika tim dari Kanwil menyampaikan materi tentang kurikulum. Ada beberapa perubahan istilah dalam kurikulum yang nantinya akan digulirkan "Pesan saya yang pertama berilah pendidikan dengan cara olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga. Kedua, mari kita didik anak-anak bukan hanya untuk mengejar nilai angka, tapi juga sikap dan karakter. Ketiga, kita mendidik jangan hanya terjebak dengan administrasi jadi selesaikan dulu diawal, dan yang terakhir harus selalu solid dan kompak" ungkap Abdul Basit.
Acara ditutup dengan pemberian sertifikat kepada pemateri dan sesi foto bersama dengan seluruh peserta. (Ari/trm).
